Kemendagri dan UI Tingkatkan Kapasitas Kepala Desa
- 14 Jul 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) menggelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
- Ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepala desa dalam tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, dan pengembangan potensi desa
- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II di Balai Purnomo Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa, 14 Juli 2026
RRI.CO.ID, Depok - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) menggelar Program Kepala Desa Masuk Kampus. Ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepala desa dalam tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, dan pengembangan potensi desa.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II di Balai Purnomo Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa, 14 Juli 2026. Tito berharap program tersebut dapat memperluas wawasan kepala desa, terutama di bidang manajemen, kepemimpinan, inovasi, dan kewirausahaan sehingga mampu mengelola potensi desa secara optimal.
"Saya berharap dengan masuk kampus seperti ini dapat membuka wawasan rekan-rekan kepala desa agar lebih inovatif, kreatif, memahami dasar-dasar manajemen. Serta memiliki kemampuan memimpin sebagai pemimpin formal," kata Tito, 14 Juli 2026.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur di berbagai desa terus berjalan dan sejumlah desa telah mampu meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan potensi lokal. Namun demikian, Tito menilai masih terdapat tantangan dalam tata kelola pemerintahan desa.
Termasuk, kata dia, kasus kepala desa yang berhadapan dengan persoalan hukum akibat lemahnya pengelolaan administrasi dan keuangan desa. "Problem nomor satu adalah persoalan integritas," ujarnya.
Menurut Tito, kepala desa memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam. Sehingga peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan penting.
Ia menegaskan kepala desa perlu memahami administrasi pemerintahan, penyusunan APBDes, pengelolaan keuangan negara. Hingga kepemimpinan organisasi agar mampu menjalankan pemerintahan desa secara profesional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Program tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa, dan Alumni Universitas Indonesia Hamdi Muluk, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad Pidana Bolombo. Termasuk Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, serta sejumlah pejabat terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....