Presiden  Prabowo Janji Tindak Lanjuti Seluruh Masukan pada Sarasehan KSTI 2026

  • 28 Jun 2026 09:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Preside  Prabowo Janji Tindak Lanjuti Seluruh Masukan pada Sarasehan KSTI 2026
  • Setiap masukan, baik dari akademisi maupun masyarakat, akan menjadi perhatian pemerintah.

RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berjanji menindaklanjuti seluruh usulan dan pertanyaan peserta Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026. Menurutnya, setiap masukan, baik dari akademisi maupun masyarakat, akan menjadi perhatian pemerintah.

Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian sarasehan. Ia mengaku telah menerima daftar usulan dan pertanyaan yang akan dipelajari satu per satu, Minggu 28 Juni 2026.

"Jadi terima kasih saudara dengan tekun mengikuti sarasehan ini. Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan," kata Prabowo di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu 28 Juni 2026.

Presiden menegaskan, pemerintah tidak hanya memperhatikan masukan dari kalangan akademisi. Menurutnya, aspirasi masyarakat di daerah yang disampaikan melalui media sosial juga langsung ditindaklanjuti apabila menyangkut kepentingan publik.

"Jangankan usul dari profesor. Usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau apa, saya segera tindak lanjuti," ujarnya.

Prabowo mengatakan setiap persoalan harus dihadapi dengan keberanian dan kerja keras untuk menemukan solusi. Menurutnya, negara yang berhasil adalah negara yang mampu mengenali kelemahan serta menyelesaikan berbagai tantangan secara terbuka.

"Kesulitan harus dihadapi, dan kita harus berani menghadapi kesulitan. Berani mengakui kesulitan, dan kerja keras mencari solusi terhadap kesulitan," ucapnya.

Ia juga menilai perkembangan teknologi memudahkan pemerintah menerima informasi dari berbagai daerah. Sehingga penyelesaian persoalan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara bijaksana. Ia mencontohkan teknologi nuklir yang memiliki manfaat besar bagi beberapa sektor.

Seperti, sektor energi, kesehatan, dan pertanian, tetapi juga dapat menjadi ancaman apabila disalahgunakan. "Nuklir untuk medis, nuklir untuk pertanian, tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung," kata Prabowo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....