Presiden Prabowo Akui Tidak Miliki Gagasan Baru, Hanya Ingin Tegakkan Konstitusi

  • 23 Jul 2026 21:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo Subianto menegaskan hanya ingin menegakan UUD 1945
  • 2. Presiden Prabowo Subianto ungkap kekayaan negara dibawa kabur ke luar negeri
  • 3. Harlah PK ke-28 dihadiri oleh para menteri yang juga ketua umum partai

RRI.CO.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto mengakui gagasan yang dimiliknya bukan gagasan yang baru. Kepala Negara hanya ingin menegakkan amanat konstitusi terutama Pasal 33 dan 34 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Gagasan saya tidak ada yang baru, gagasan saya tidak ada yang luar biasa, gagasan saya hanya ingin menegakkan UUD. Ketegasan perjuangan saya, keyakinan saya adalah keyakinan saya terhadap cita-cita pendiri bangsa,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya pada Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkita Bangsa (PKB), di JCC, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Presiden Prabowo memiliki keyakinan terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945, keyakinan terhadap UUD 1945. Presiden Prabowo mengatakan roh dari perjuangan bangsa Indonesia adalah Pasal 33 dan 34 UUD 1945.

“Keyakinan saya terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945, keyakinan saya terhadap UUD negara kita. Keyakinan saya terutama Pasal 33 UUD 1945 dan Pasal 34 UUD kita , itu keyakinan saya,” ujarnya.

Presiden Prabowo menjelaskan Indonesia merdeka, agar rakyat mendapatkan kehidupan yang layak. Menurut Presiden Prabowo, rakyat tidak akan sejahtera jika kekayaan Indonesia dibawa kabur ke luar negeri.

“Kita ingin merdeka dari sejak ratusan tahun, kita ingin merdeka agar kita seluruh rakyat hidup layak. Kita menginginkan rakyat kita hidup layak,” katanya menegaskan.

“Bagaimana kita bisa memberikan kehidupan rakyat, kalau kekayaan kita diambil. Terus dibawa ke luar negeri dan tidak dinikmati rakyat kita,” kata Kepala Negara.

Acara Harlah dihadiri oleh sejumlah menteri yang juga merupakan ketua umum partai seperti Ketua Umum Partai Golkar yang merupakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Menteri Koordinator Pangan, yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara sekaligus kader Partai Gerindra Prasetyo Hadi.

Selanjutnya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....