Pengelola Bandara Soetta Kembali Wacanakan Terminal Khusus Umrah
- 27 Jun 2026 08:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Angkasa Pura Indonesia/InJourney Airports selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali mewacanakan kembali terminal khusus umrah
- Kali ini secara resmi 1 Juli 2026, memusatkan keberangkatan jamaahnya di Terminal 2F
RRI.CO.ID, Tangerang - PT Angkasa Pura Indonesia/InJourney Airports selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali mewacanakan kembali terminal khusus umrah. Kali ini secara resmi 1 Juli 2026, memusatkan keberangkatan jemaahnya di Terminal 2F.
General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi mengatakan penerapan kebijakan ini dilakukan sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Yaitu, Nomor SE-DJPU 12 tahun 2026 tentang Pengaturan Layanan Penumpang Angkutan Udara Haji dan Umrah Melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soetta.
"Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jamaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Secara bertahap dilayani secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang dilengkapi berbagai fasilitas khusus," ujarnya, Jumat 26 Juni 2026.
Heru menyatakan tujuan pemusatan layanan penerbangan umrah melalui terminal khusus ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan lebih nyaman, tertib dan tertata. Khususnya bagi para jemaah umrah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci.
"Dengan fasilitas yang lebih lengkap, area yang lebih luas, serta dukungan operasional yang dirancang khusus. Kami ingin memastikan setiap jamaah memperoleh pelayanan terbaik sejak awal perjalanan ibadahnya," kata dia.
Dia menuturkan Terminal 2F seluas 27.418 meter persegi ini dilengkapi fasilitas yang dirancang untuk kenyamanan jamaah umrah dan keluarga pengantar. Antara lain ruang tunggu berkapasitas hingga 3.000 orang dan masjid seluas 3.136 meter persegi yang mampu menampung sekitar 1.000 jamaah.
Menurutnya, sebanyak 20 konter check-in khusus disiapkan bagi jamaah umrah, sehingga proses pelaporan keberangkatan dan penyimpanan bagasi jemaah umrah dilakukan secara terpisah dari penumpang reguler, untuk proses keberangkatan yang lebih cepat dan nyaman.
"Di samping itu, petugas bandara secara khusus berfokus memberikan layanan jemaah haji dan umrah. Karena, tidak ada penumpang reguler di terminal ini," ucapnya.
Pada tahap awal yakni mulai 1 Juli 2026, jemaah umrah yang menggunakan maskapai Long Air, Hainan Airlines dan Saudia Airlines akan memproses keberangkatan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. "Untuk tahap berikutnya mulai 8 Juli 2026 mencakup jemaah umrah yang berangkat dengan maskapai Scoot dan Turkish Airlines, dan mulai 15 Juli 2026 mencakup jemaah umrah dengan maskapai Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates dan Etihad Airways," ujarnya.
Diketahui, Terminal 2F Bandara Soetta sebagai lokasi khusus untuk melayani jemaah umrah telah bergulir pada 1 April 2024 silam. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Maria Kristi Endah Murni.
Menurut Maria Kristi, dengan adanya terminal khusus ini maka para jemaah umrah tidak akan tercampur dengan penumpang umum lainnya. Sebab, jemaah umrah ini diantar dan dijemput oleh keluarga besar sehingga Bandara Soetta menjadi lebih ramai di area kedatangan dan keberangkatan penumpang internasional.
"Jadi per 1 April 2024, pengaturan untuk teman-teman saudara-saudara kita yang akan melaksanakan ibadah umrah. Mereka tidak lagi melalui Terminal 3, akan tetapi kita persiapkan di Terminal 2F," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....