Menko Muhaimin Dukung Prioritas Bumil, Busui, dan Balita pada Program MBG
- 26 Jun 2026 11:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menyambut baik perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).
- Menurutnya, penetapan skala prioritas bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita akan membuat program tersebut lebih efektif menekan angka stunting.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menyambut baik perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, penetapan skala prioritas bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita akan membuat program tersebut lebih efektif menekan angka stunting.
“Saya melihat skala prioritas, yaitu ibu menyusui, ibu hamil, dan balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga, yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan untuk mengatasi stunting secara lebih efektif dan cepat,” kata Muhaimin.
Ia menjelaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan kelompok yang paling menentukan kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, pemberian intervensi gizi kepada kelompok tersebut diyakini akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap percepatan penurunan stunting.
Meski demikian, Muhaimin menegaskan penetapan kelompok prioritas bukan berarti mengabaikan penerima manfaat lainnya. Menurutnya, pemerintah hanya memastikan kelompok paling rentan memperoleh perhatian utama agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
“Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada, sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi. Hal ini dilakukan untuk efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden,” ujarnya.
Muhaimin optimistis evaluasi dan penataan yang dilakukan BGN akan memperkuat pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, perbaikan tata kelola akan meningkatkan efektivitas program sekaligus memperkuat upaya pemerintah membangun sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....