KRI dr.Wahidin Sudirohusodo Bawa Misi Kesehatan ke Empat Negara Pasifik
- 19 Sep 2026 14:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KRI dr. Wahidin Sudirohusodo adalah kapal rumah sakit yang akan melaksanakan misi kesehatan kemanusiaan Indonesia ke empat negara Pasifik sebagai bagian dari Port Visit 2026.
- Dansatgas Terpadu Port Visit 2026 Benedictus Hery Murwanto menyatakan pemilihan kapal ini disesuaikan dengan kebutuhan spesifik misi kemanusiaan yang akan dilaksanakan.
- Karakteristik KRI dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai rumah sakit mendukung pelayanan kesehatan berkelanjutan selama rangkaian pelayaran menuju empat negara Pasifik berlangsung.
RRI.CO.ID, Jakarta – Dansatgas Terpadu Port Visit 2026 Benedictus Hery Murwanto menyebut KRI dr. Wahidin Sudirohusodo membawa misi kesehatan. Ia mengatakan kapal rumah sakit tersebut menjadi sarana pelayanan kesehatan dalam misi kemanusiaan Indonesia menuju empat negara Pasifik.
Bene menyebut pemilihan Kapal Republik Indonesia (KRI) ini disesuaikan dengan kebutuhan misi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, karakteristik kapal sebagai rumah sakit mendukung pelayanan kesehatan selama rangkaian pelayaran berlangsung.
“Jadi yang pertama adalah memang misi kita adalah misi soft diplomasi melalui kegiatan kemanusiaan. Di mana atas dasar pemilihan KRI yang paling pas untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan memang kapal bantu jenis rumah sakit,” kata Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) tersebut saat wawancara bersama RRI, Sabtu, 19 September 2026.
Ia menyebut pelayanan kesehatan dilakukan dengan menerima pasien dari negara tujuan untuk mendapatkan pengobatan selama kunjungan. Satgas juga menyiapkan kegiatan sosial berupa renovasi bangunan serta pemberian bantuan kebutuhan masyarakat setempat.
“Mulai dari pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di atas kapal seperti halnya rumah sakit. Yakni menerima pasien dari empat negara tersebut untuk pengobatan,” ujarnya.
“Kemudian bakti sosial, kita melaksanakan kegiatan seperti renovasi bangunan-bangunan yang memang mereka usulkan. Kemudian juga pemberian bantuan sembako begitu.”
Benedictus menyebut kapasitas kapal yang besar memungkinkan satgas membawa bantuan dalam jumlah cukup besar. Selain itu, bantuan tersebut nantinya diserahkan kepada masyarakat di empat negara sesuai kebutuhan masing-masing.
Sebagai informasi, Satgas Terpadu Port Visit 2026 ini telah diberangkatkan 14 September 2026 dari Dermaga 106 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Misi tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar 60 hari hingga 12 November 2026 dengan melibatkan 318 personel gabungan.
Personel tersebut berasal dari tiga matra TNI, Polri, kementerian dan lembaga, ASN, akademisi, relawan, serta jurnalis. Satgas juga menjadwalkan renovasi fasilitas ibadah serta berbagai kegiatan interaksi sosial bersama masyarakat negara mitra.
Misi tersebut menyasar Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini sebagai negara tujuan. Seluruh kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan kemanusiaan yang menjadi bagian dari diplomasi Indonesia.
Rangkaian kegiatan diplomasi meliputi kunjungan kehormatan, open ship, resepsi diplomatik, pertukaran budaya, serta olahraga bersama. Misi tersebut ditujukan membangun Confidence Building Measure serta memperkuat kerja sama bilateral kawasan Pasifik Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....