BKKBN Tekankan Intervensi Langsung KRS untuk Percepatan Penurunan Stunting

  • 25 Jun 2026 18:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan percepatan penanganan stunting
  • Wihaji berharap kolaborasi pemerintah daerah sektor keuangan dan masyarakat dapat mempercepat penurunan stunting

RRI.CO.ID, Jakarta: Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan percepatan penanganan stunting dilakukan melalui distribusi bantuan kepada keluarga risiko stunting di lapangan. Ia menyebut program ini menjadi strategi pemerintah dalam memastikan intervensi tepat sasaran kepada ibu hamil dan balita berisiko.

"Kita diminta tidak banyak diskusi tetapi turun ke lapangan memastikan bantuan benar diterima keluarga risiko stunting secara langsung. Ini perintah Presiden agar program efektif melalui pendampingan TPK yang mengedukasi keluarga langsung," ujar Wihaji dalam rangkaian Harganas Ke-33 di Yogyakarta, Kamis, 25 Juni 2026.

Program ini menjadi bagian rangkaian Hari Keluarga Nasional ke tiga puluh tiga yang digelar di wilayah Yogyakarta resmi. Pemerintah menggandeng BSI dan pemerintah daerah untuk mempercepat intervensi melalui bantuan rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga rentan.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyatakan penanganan stunting difokuskan pada pemenuhan gizi ibu hamil dan remaja putri sejak. "Intervensi dilakukan sejak remaja hingga anak dua tahun karena periode itu sangat menentukan," ujar Danang Maharsa di Sleman.

Data menunjukkan angka stunting di Sleman terus menurun dalam tiga tahun terakhir berkat intervensi terintegrasi pemerintah daerah setempat. Pada dua ribu dua puluh lima angka stunting mencapai empat koma dua satu persen menurun dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu Tim Pendamping Keluarga di lapangan menghadapi tantangan operasional terutama terkait fasilitas dan dukungan teknologi pendukung pelaporan. "Kami berharap ada dukungan perangkat dan jaringan agar pelaporan berjalan lancar karena sistem sekarang berbasis online," ujar Warningsih.

Wihaji berharap kolaborasi pemerintah daerah sektor keuangan dan masyarakat dapat mempercepat penurunan stunting melalui intervensi langsung berkelanjutan nasional. Ia menekankan peran TPK sebagai ujung tombak pendampingan keluarga harus diperkuat agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....