BNPT dan Republik Korea Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Terorisme
- 24 Jun 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI dan Pusat Kontra-Terorisme Nasional (NCTC) Republik Korea memperkuat kerja sama
- Dalam upaya penanggulangan terorisme dan menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik
- Kepala BNPT RI Eddy Hartono mengatakan Republik Korea merupakan mitra strategis Indonesia dalam mendukung perdamaian dan keamanan regional
RRI.CO.ID, Bogor - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI dan Pusat Kontra-Terorisme Nasional (NCTC) Republik Korea memperkuat kerja sama. Dalam upaya penanggulangan terorisme dan menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Kepala BNPT RI Eddy Hartono mengatakan Republik Korea merupakan mitra strategis Indonesia dalam mendukung perdamaian dan keamanan regional. "Terima kasih atas kunjungan dan komitmen dalam memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme dengan Indonesia," kata Eddy saat menerima audiensi Administrator NCTC Republik Korea di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut Eddy, kerja sama antara BNPT dan NCTC selama ini telah terjalin dengan baik dan menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan terorisme. Ini yang semakin kompleks dan bersifat lintas negara.
Sebagai tindak lanjut, kedua lembaga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup peningkatan koordinasi, pertukaran informasi. Serta berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang penanggulangan terorisme.
Eddy berharap nota kesepahaman tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui program kerja yang konkret dan berkelanjutan. "Kerja sama kedua negara perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang konkret, adaptif, dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Administrator NCTC Republik Korea Park Wonho menilai kerja sama dengan BNPT menjadi langkah penting dalam mendukung upaya menciptakan perdamaian dunia yang bebas dari ancaman terorisme. "Menjaga perdamaian dunia tidak bisa dilakukan oleh satu negara saja, tetapi harus dilakukan bersama-sama," kata Park.
Ia menambahkan, meskipun tren aksi terorisme menunjukkan penurunan, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan melalui kerja sama. Termasuk pertukaran informasi, dan berbagi pengalaman untuk mencegah munculnya ancaman baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....