Pemerintah Pertahankan HET Minyakita Rp15.700 per Liter

  • 22 Jun 2026 22:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jaga Daya Beli: Pemerintah pertahankan HET Minyakita di Rp15.700 per liter meski biaya produksi naik.
  • Fokus Distribusi: Pemerintah memperkuat pengawasan distribusi agar pasokan tetap tersedia kontinu di pasar rakyat.
  • Kedaulatan Pangan: Langkah ini dilakukan demi menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung kedaulatan pangan nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah berkomitmen mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter. Hal ini demi menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga minyak sawit dunia.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, ketersediaan minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat jadi prioritas bagi Presiden RI Prabowo Subianto. "Bagi Presiden Prabowo, yang utama adalah tersedianya minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” kata Qodari dalam keterangan resminya, Senin, 22 Juni 2026.

“Untuk itu pemerintah telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan harga eceran tertinggi atau HET Minyakita di angka Rp15.700 per liter. Meskipun biaya produksi meningkat akibat meningkatnya harga minyak sawit dunia," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah memahami harga kebutuhan pokok selalu menjadi perhatian utama masyarakat. Untuk itu, stabilitas harga Minyakita menjadi penting.

“Pemerintah juga mendengar, melihat, dan memahami tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga Minyakita,” katanya.

Ia menegaskan, langkah tersebut mencerminkan komitmen pemerintah yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama. Selain menjaga harga tetap terjangkau, pemerintah juga berupaya memastikan ketersediaan pasokan Minyakita di pasar.

“Selain mempertahankan harga, pemerintah juga menegaskan bahwa distribusi Minyakita berfokus pada pasar rakyat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan distribusi dan efisiensi tata niaga Minyakita,” ujar Qodari.

Lebih lanjut, pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya dapat membeli Minyakita sesuai HET, tetapi juga memperoleh pasokan yang memadai dan berkelanjutan di pasar.

“Tujuannya memastikan masyarakat tidak hanya dapat membeli Minyakita dengan harga sesuai ketentuan. Tetapi juga memperoleh pasokan yang kontinu di pasar," ucapnya.

"Fokus pemerintah adalah memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses masyarakat. Khususnya melalui pasar-pasar rakyat serta memastikan distribusinya berjalan dengan lebih baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, menjaga stabilitas harga dan pasokan Minyakita tidak hanya berkaitan dengan perlindungan daya beli masyarakat. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....