Waspadai Kejahatan Siber, Ini Sederet Tips agar HP Tidak Dibajak & Rekening Aman
- 21 Jun 2026 17:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NSA dan OJK mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber yang mengincar perangkat seluler dan layanan perbankan digital.
- Berbagai langkah keamanan seperti penggunaan PIN, pembaruan sistem, serta penghindaran WiFi publik menjadi upaya penting mencegah peretasan dan pencurian data.
- Pengguna mobile banking diminta disiplin menjaga keamanan transaksi digital untuk menghindari penyalahgunaan data dan kerugian finansial.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ancaman kejahatan siber terhadap perangkat seluler dan layanan perbankan digital terus meningkat seiring perkembangan teknologi. Badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membagikan sejumlah langkah untuk mencegah peretasan ponsel hingga pencurian dana di rekening.
NSA merilis panduan bertajuk Mobile Device Best Practices yang berisi rekomendasi keamanan untuk pengguna perangkat iOS dan Android. Panduan ini ditujukan untuk mengurangi risiko serangan siber yang dapat mengakses data pribadi pengguna.
Dalam panduan tersebut, NSA menekankan beberapa langkah pengamanan yang perlu diterapkan pengguna ponsel. Mulai dari penggunaan PIN enam digit, pengaturan penghapusan data otomatis setelah percobaan gagal, hingga pemutusan koneksi Bluetooth dan WiFi saat tidak digunakan.
NSA mengingatkan pentingnya hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi, melakukan pembaruan sistem berkala, serta menghindari pembukaan lampiran email mencurigakan. Pengguna juga diminta tidak melakukan jailbreak maupun root pada perangkat.
NSA menyarankan pengguna untuk tidak menggunakan WiFi publik, mematikan layanan lokasi saat tidak diperlukan, serta melakukan restart perangkat secara berkala. Sementara itu, OJK juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan layanan mobile banking yang kini menjadi sasaran kejahatan siber.
Adapun sejumlah langkah pencegahan yang disarankan OJK adalah sebagai berikut:
- Tidak membagikan PIN atau kode akses kepada siapa pun
- Tidak mencatat PIN atau kode akses di tempat yang mudah diketahui orang lain
- Memeriksa kembali detail transaksi sebelum konfirmasi
- Menunggu notifikasi transaksi dan memastikan kesesuaiannya
- Segera menghubungi bank jika ada transaksi mencurigakan
- Segera mengganti PIN jika diketahui atau dicurigai bocor
- Melapor ke bank jika SIM card hilang, dicuri, atau dipindahtangankan
- Menghindari transaksi melalui WiFi publik atau jaringan tidak aman
- Selalu logout setelah menggunakan internet banking
- Menghapus seluruh data pada perangkat lama saat berganti ponsel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....