DPR Minta Pemerintah Buka Skema Penyesuaian Harga BBM Secara Transparan

  • 20 Jun 2026 12:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR akan mengawasi kebijakan penyesuaian harga BBM pemerintah. Pengawasan tersebut dilakukan agar kebijakan energi tetap mengikuti harga minyak dunia dan tidak memberatkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco ketika menerima perwakilan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi di Kompleks Parlemen. Dalam pertemuan itu, Dasco juga berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di hadapan mahasiswa.

Dasco meminta pemerintah memaparkan secara terbuka skema penyesuaian harga BBM kepada DPR nantinya. Penjelasan tersebut direncanakan disampaikan dalam rapat kerja bersama komisi terkait pada pekan depan.

Menurut Dasco, keterbukaan pemerintah diperlukan agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai kebijakan energi nasional. Ia menilai kejelasan informasi penting untuk memberikan pemahaman terhadap arah kebijakan yang ditempuh pemerintah.

"Kalau harga bahan bakar naik, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kenaikan biaya transportasi hingga harga kebutuhan pokok. Karena itu, DPR meminta pemerintah (lewat Kementerian ESDM) menjelaskan skema yang juga mengakomodasi penurunan harga," ujar Dasco saat menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 20 Juni 2026.

Pada kesempatan yang sama, DPR menyatakan akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan energi pemerintah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berlangsung transparan, akuntabel, serta berpihak kepada rakyat.

Sementara itu, Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah akan mengikuti perkembangan harga energi global. Ia mengatakan penyesuaian akan dipertimbangkan apabila harga minyak dunia terus mengalami penurunan.

Bahlil juga memastikan harga BBM tertentu dan LPG bersubsidi belum mengalami kenaikan hingga sekarang. Menurutnya, kondisi tersebut tetap berlaku meskipun harga minyak dunia sempat berada pada tingkat tinggi.

Selain persoalan BBM, Dasco menyoroti laporan mengenai kelangkaan LPG tiga kilogram di sejumlah daerah. Ia meminta Kementerian ESDM segera melakukan pengecekan serta langkah perbaikan distribusi bersubsidi.

Upaya tersebut dinilai penting agar penyaluran LPG bersubsidi tepat sasaran bagi masyarakat. Dasco juga mengingatkan distribusi yang baik diperlukan untuk menjaga ketersediaan pasokan di lapangan.

"DPR akan terus mengawal persoalan ini agar distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar. Ddan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh pasokan," tegasnya.

Menanggapi masukan tersebut, Bahlil menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan langsung di lapangan. Ia mengatakan langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi distribusi sesuai laporan yang diterima.

Meski demikian, Bahlil menegaskan cadangan LPG nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Pemerintah juga akan memastikan distribusi LPG berjalan optimal di seluruh daerah Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....