Pemerintah Pastikan Harga LPG 3 Kg Tak Naik, Meski Rupiah Melemah

  • 18 Mei 2026 17:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian ESDM memastikan tidak ada perubahan harga LPG bersubsidi 3 kilogram, meskipun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan.
  • Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan harga LPG subsidi tetap stabil hingga akhir tahun 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ada perubahan harga LPG bersubsidi 3 kilogram. Meskipun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan harga LPG subsidi tetap stabil hingga akhir tahun 2026. “Belum ada perubahan, harga LPG subsidi tetap, enggak ada (kenaikan),” ujar Laode di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

Kepastian tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menegaskan harga LPG dan BBM bersubsidi tidak akan mengalami penyesuaian hingga penghujung 2026. “Kan sudah diumumkan Pak Menteri, sampai akhir tahun (tidak berubah),” kata Laode.

Diketahui, pada perdagangan Senin (18/6) pagi, nilai tukar rupiah tercatat melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar AS. Ini jika dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.

Meski demikian, Laode memastikan mekanisme impor LPG dan minyak tetap berjalan sesuai prosedur. Pemerintah menilai pelemahan kurs tidak akan memengaruhi kebijakan harga energi bersubsidi dalam waktu dekat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....