Wapres Tinjau Bendungan Bulango Ulu Gorontalo, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

  • 19 Jun 2026 17:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wapres Tinjau Bendungan Bulango Ulu Gorontalo, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
  • Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu, di Bone Bolango, Gorontalo, Jumat, 19 Juni 2026

RRI.CO.ID, Gorontalo - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu, di Bone Bolango, Gorontalo, Jumat, 19 Juni 2026. Setibanya di lokasi, Wapres mendengarkan pemaparan perkembangan pembangunan bendungan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bulango Ulu, Ali Rahmat.

Dalam pemaparannya, Ali Rahmat menjelaskan bahwa progres fisik pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai 94,99 persen. Saat ini, pekerjaan yang tersisa meliputi penyelesaian terowongan, plugging, dan bottom outlet.

“Insya Allah tahun ini semua selesai, Pak. Pekerjaan bendungan tinggal menyisakan pekerjaan terowongan, plugging, kemudian pekerjaan bottom outlet,” ujar Ali Rahmat.

Ali menjelaskan, Bendungan Bulango Ulu ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Gorontalo. Bendungan ini mampu menyediakan air baku sebesar 2.200 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan wilayah sekitar.

"Manfaat air baku ini yang sangat besar, 2.200 liter Pak per detik. Ini sangat besar sekali untuk Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo," ujarnya.

Selain itu, bendungan ini diproyeksikan mampu mereduksi potensi banjir hingga 43 persen di Kota Gorontalo. Dengan pengendalian debit air yang lebih baik, sekitar 629 hektare kawasan terdampak banjir dapat diminimalisasi risikonya.

“Manfaat yang paling besar kembali adalah reduksi banjir untuk melindungi Kota Gorontalo. Debit air yang sampai di kota akan sangat berkurang,” ucapnya.

Ali mengatakan, Bendungan Bulango Ulu juga dirancang mendukung pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 5 megawatt. Bandungan ini juga meningkatkan layanan irigasi pertanian.

Infrastruktur ini akan menopang irigasi eksisting seluas 4.100 hektare dan membuka tambahan layanan irigasi baru seluas 750 hektare. Menurut Ali, kehadiran bendungan diperkirakan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari 250 menjadi 350 atau mendekati tiga kali masa tanam setahun.

Produktivitas pertanian yang saat ini berkisar 3 hingga 3,5 ton per hektare diproyeksikan meningkat hingga 7 sampai 9 ton per hektare. “Dengan adanya bendungan ini, InsyaAllah produktivitas pertanian bisa meningkat dua kali lipat dan indeks pertanaman naik secara signifikan,” ujarnya.

Usai mendengarkan pemaparan, Wapres memberikan perhatian khusus terhadap percepatan penyelesaian Bendungan Bulango Ulu. Terutama terkait kebutuhan pendanaan untuk menuntaskan pekerjaan yang masih tersisa.

Wapres menilai percepatan penyelesaian bendungan menjadi langkah penting mengingat besarnya manfaat yang akan dirasakan masyarakat Gorontalo. Mulai dari penyediaan air baku, pengendalian banjir, peningkatan layanan irigasi, hingga pembangkit listrik.

Ia juga berharap proses penyelesaian konstruksi dapat berjalan sesuai target. Sehingga pengisian bendungan dapat dimulai pada 2027 dan dapat berfungsi secara optimal pada awal 2028.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....