BPOM Kawal Teknologi Biosimilar dan Ekspor Industri di Sidoarjo
- 19 Jun 2026 12:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BPOM melakukan monitoring dan evaluasi di PT Bernofarm dan PT Sekar Laut Tbk. untuk memastikan keamanan serta kualitas produk
- BPOM menerapkan pengawasan ketat dari pre-market hingga post-market, termasuk pada fasilitas produksi biosimilar PT Bernofarm
- Pengawasan berstandar internasional mendukung perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global
RRI.CO.ID, Jakarta - BPOM menegaskan komitmennya melindungi masyarakat sekaligus mendukung kemandirian farmasi dan ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui monitoring dan evaluasi pada dua industri besar di Sidoarjo.
BPOM meninjau perkembangan teknologi produksi biosimilar yang sedang dikembangkan perusahaan tersebut. BPOM juga telah menerbitkan Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CKPB) bagi fasilitas terkait.
Penerbitan sertifikat dilakukan melalui sistem pengawasan ketat sejak tahap pre-market hingga post-market. Langkah tersebut bertujuan menjamin keamanan produk sekaligus menjaga kualitas hasil produksi industri farmasi.
"Tugas kami itu memastikan bahwa betul-betul semua prosedur standar terjalankan, pengawasan ini bukan untuk mempersulit, tetapi untuk melindungi. Kalau terjadi kesalahan di kemudian hari, investasi ratusan miliar bisa habis dan masyarakat yang menjadi korban," ujar Taruna Ikrar saat kunjungan kerja monitoring dan evaluasi (monev) ke 2 industri besar di Sidoarjo, Jawa Timur, yaitu PT Bernofarm dan PT Sekar Laut Tbk., Senin, 15 Juni 2026.
BPOM juga meninjau fasilitas PT Sekar Laut Tbk. yang memproduksi kerupuk hingga 25 ton per hari. Perusahaan tersebut juga telah mengantongi sembilan sertifikat Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik.
PT Sekar Laut Tbk. mengekspor produknya ke lebih dari 30 negara tujuan internasional. Perusahaan juga memperoleh establishment approval dari otoritas Arab Saudi sejak Agustus 2025.
"Surat keterangan ekspor itu semua bukan sekadar stempel, itu jaminan, monitoring evaluasi wajib hukumnya bagi kami. Supaya bukan hanya melindungi masyarakat, tapi melindungi industri juga," ucapnya.
Melalui rangkaian monitoring dan evaluasi, BPOM menunjukkan pengawasan ketat berstandar internasional mendukung perlindungan kesehatan masyarakat. Pengawasan tersebut juga dinilai mampu berjalan selaras dengan upaya memperkuat perekonomian nasional.
Kehadiran BPOM di fasilitas produksi obat dan makanan memastikan keamanan produk karya bangsa. Langkah itu sekaligus mendukung peningkatan daya saing produk nasional pada pasar internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....