Anggaran MBG 2027 Dikaji Ulang, BGN Nilai Usulan Terlalu Besar

  • 18 Jun 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BGN mengkaji ulang anggaran MBG 2027 bersama Kementerian Keuangan untuk menyesuaikan kebutuhan riil program.
  • Usulan anggaran sebesar Rp270 triliun dinilai masih terlalu besar, meski disusun dengan asumsi penerima manfaat mencapai 81 juta orang.
  • Langkah efisiensi dan penajaman data penerima manfaat menjadi fokus utama untuk menyusun anggaran yang lebih tepat guna tanpa mengurangi efektivitas program.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional mengkaji ulang kebutuhan anggaran program MBG tahun 2027. Evaluasi dilakukan bersama Kementerian Keuangan.

Sebelumnya terdapat usulan anggaran sekitar Rp270 triliun. Angka tersebut disusun dengan asumsi penerima manfaat mencapai 81 juta orang.

“2027 itu sekitar Rp270 triliun dengan asumsi penerima manfaat 81 juta. Itu usulan yang disusun sebelumnya,” kata Agustina Arumsari, selaku Jubir sekaligus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, pada Konferensi Pers terkait Libur Sekolah – Libur MBG di Gedung Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Namun BGN menilai angka tersebut masih terlalu besar. Karena itu dilakukan pembahasan ulang untuk mencari kebutuhan riil.

“Kami menganggap angkanya masih terlalu besar. Kalau melihat kondisi dan data yang ada,” ujarnya.

Pembahasan lanjutan akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan pagu anggaran definitif.

“Kami diberi waktu satu bulan untuk menyusun ulang. Besok dan minggu depan masih dibahas,” kata Agustina.

Ia menyebut berbagai langkah efisiensi sedang disiapkan. Salah satunya melalui penyesuaian insentif dan sasaran penerima manfaat.

“Kalau bisa lebih efisien tentu akan kami lakukan. Semua harus berbasis data yang valid,” ucapnya.

BGN menargetkan anggaran yang lebih tepat guna tanpa mengurangi efektivitas program. Penajaman data menjadi fokus utama dalam proses tersebut. (Agnes Claudia Ohoira).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....