Mensos Undang Masyarakat Kunjungi Open House Sekolah Rakyat
- 18 Jun 2026 08:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemensos akan menggelar Open House Sekolah Rakyat pada Juli–Agustus 2026
- Masyarakat, tokoh daerah, aktivis, penggiat pendidikan, pemuda, dan organisasi perempuan diundang melihat langsung kegiatan pembelajaran
- Mensos Saifullah Yusuf menyebut Open House bertujuan memperkenalkan lebih dekat program Sekolah Rakyat kepada publik
- Evaluasi hampir 11 bulan pelaksanaan menunjukkan perkembangan positif siswa dari sisi akademik dan karakter
- Siswa dinilai mengalami peningkatan prestasi di bidang sains, bahasa, sosial, olahraga, dan seni
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Sosial membuka akses bagi masyarakat melihat langsung kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat melalui program Open House Sekolah Rakyat. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026 di berbagai daerah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan Open House Sekolah Rakyat menjadi sarana mengenal lebih dekat program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat dukungan publik terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
"Kami mengundang para tokoh nasional maupun daerah, para aktivis non-government. Penggiat pendidikan, para pemuda, tokoh perempuan, dan aktivis perempuan untuk bisa," kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu 17 Juni 2026.
"Melihat secara langsung kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat. Kegiatan open house ini akan berlangsung pada bulan Juli dan Agustus yang akan datang."
Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Open House Sekolah Rakyat digelar setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program selama hampir 11 bulan terakhir. Hasil pemantauan menunjukkan perkembangan positif pada para siswa baik dari sisi akademik maupun karakter.
Gus Ipul mengatakan dirinya bersama Wakil Menteri Sosial telah mengunjungi sejumlah Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Dari hasil kunjungan tersebut, siswa dinilai menunjukkan peningkatan kemampuan di bidang sains, bahasa, sosial, olahraga, dan seni.
Selain prestasi akademik, perubahan juga terlihat pada kondisi fisik dan mental para siswa. Mereka dinilai lebih sehat, disiplin, percaya diri, dan memiliki optimisme terhadap masa depan.
Kemensos juga memperoleh masukan langsung dari para orang tua siswa selama masa liburan sekolah. Mayoritas orang tua menyampaikan rasa syukur karena anak-anak mereka menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik.
Menurut Gus Ipul, banyak siswa yang kini lebih rajin beribadah dan aktif membantu orang tua di rumah. Perubahan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan karakter dalam program Sekolah Rakyat.
Sebagai informasi, pemerintah menargetkan lebih dari 32 ribu siswa mengikuti Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027. Hingga awal Juni 2026, jumlah calon siswa yang telah terjaring bahkan mencapai lebih dari 42 ribu anak.
Pemerintah juga tengah menyiapkan puluhan Sekolah Rakyat permanen yang akan beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.
Melalui kegiatan Open House, pemerintah berharap masyarakat dapat melihat secara langsung proses pembelajaran dan pembinaan di Sekolah Rakyat. Program ini juga diharapkan memperkuat partisipasi publik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....