Kementerian ESDM dan DPR Sepakati Asumsi Energi dalam RAPBN 2027

  • 16 Jun 2026 17:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian ESDM dan Komisi XII DPR RI menyepakati asumsi dasar sektor ESDM dalam RAPBN 2027 untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global
  • Asumsi makro yang disepakati meliputi ICP sebesar USD70-95, lifting migas 1.556-1.610 ribu BOEPD, serta Cost Recovery sebesar USD10,1-11,5 miliar
  • Pemerintah dan DPR menetapkan volume BBM bersubsidi 19,343-19,561 juta KL, LPG 3 kilogram sebanyak 8 juta metrik ton, serta subsidi listrik Rp113,45-122,83 triliun

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian ESDM dan DPR RI menyepakati asumsi dasar sektor energi RAPBN 2027. Kesepakatan ini mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang tidak stabil.

Pembahasan dilakukan dalam Rapat Kerja ESDM dan Komisi XII DPR RI, Senin, 15 Juni 2026. Pemerintah menyiapkan proyeksi energi untuk memperkuat ketahanan nasional.

Harga minyak mentah Indonesia atau ICP disepakati pada kisaran USD70 hingga USD95. Lifting minyak dan gas juga ditetapkan dalam rentang tertentu.

Lifting migas ditargetkan antara 1.556 hingga 1.610 ribu BOEPD. Produksi minyak dan gas dibagi dalam proyeksi masing-masing.

"Ruang diskusi masih terbuka untuk meningkatkan kapasitas lifting nasional. Kami akan bahas bersama KKKS untuk optimalisasi produksi," kata Menter ESDM Bahlil Lahadali pada Rapat Kerja di Kantor DPR RI, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Cost Recovery hulu migas ditetapkan pada kisaran USD10,1 hingga USD11,5 miliar. Pemerintah membuka ruang peningkatan lifting nasional.

Volume BBM bersubsidi tahun 2027 disepakati sekitar 19 juta kiloliter. LPG 3 kilogram ditetapkan sebesar 8 juta metrik ton.

Subsidi listrik juga disepakati mencapai Rp113 triliun lebih. Fokus anggaran diarahkan pada infrastruktur dan program energi strategis.

"Menyangkut asumsi makro migas, kita menyesuaikan dengan dinamika geopolitik. Angka final akan lebih presisi pada pertengahan tahun depan," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....