Menkomdigi Pastikan Pemerintah Terbuka pada Aspirasi Masyarakat
- 12 Jun 2026 19:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, keselamatan bersama, dan kualitas ruang digital
- pemerintah menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, keselamatan bersama, dan kualitas ruang digital. Terlebih lagi hal ini diungkapkannya, dalam penyampaian aspirasi melalui aksi demontrasi, yang dilakukan sejumlah kalangan mahasiswa.
Ia mengatakan, pemerintah menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Menurutnya, kritik, masukan, dan aspirasi yang disampaikan masyarakat, merupakan bagian penting dalam demokrasi.
"Pemerintah terbuka terhadap aspirasi, kritik, dan masukan dari masyarakat. Menyampaikan pendapat adalah hak warga negara yang dijamin dalam demokrasi, karena itu, ruang untuk menyampaikan aspirasi harus tetap kita jaga bersama," kata Meutya dalam keterangan resminya, Jumat, 12 Juni 2026.
Menkomdigi mengatakan, penyampaian aspirasi yang damai, membuat pesan yang disampaikan akan lebih jelas dan mudah diterima publik. Karena itu Menkomdigi mengingatkan, agar aksi demonstrasi tidak disertai tindakan yang merugikan masyarakat, maupun fasilitas umum.
"Kritik boleh disampaikan dengan tegas, tetapi harus tetap damai. Jangan mudah terprovokasi sehingga memicu kekerasan, perusakan, pembakaran, penyerangan, atau tindakan lain yang membahayakan masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Meutya juga mengajak masyarakat untuk menjaga ruang digital selama aksi berlangsung. Ia mengimbau masyarakat, agar tidak mengunggah dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi hoaks, hasutan kekerasan, dan manipulasi informasi tidak boleh diberi ruang. Mari kita jaga aspirasi tetap tersampaikan secara damai dan bertanggung jawab," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....