Ribuan Guru Penerima Beasiswa Segera Raih Gelar Sarjana
- 12 Jun 2026 11:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti berharap Presiden Prabowo menghadiri wisuda 12.500 guru penerima beasiswa S1 tahun ini.
- Para guru mengikuti program beasiswa D4 dan S1 melalui sistem rekognisi pembelajaran lampau (RPL).
- Pemerintah kembali membuka beasiswa bagi 150.000 guru pada 2026 dengan bantuan Rp3 juta per semester.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti berharap Presiden Prabowo Subianto dapat menghadiri wisuda 12.500 guru penerima beasiswa sarjana. Para guru tersebut merupakan peserta program beasiswa D4 dan S1 melalui skema rekognisi pembelajaran lampau (RPL).
"Kemudian untuk guru juga kami sampaikan bahwa tahun 2025 kami mengalokasikan beasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL (rekognisi pembelajaran lampau), sudah masuk semester kedua dan Insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini," kata Mu'ti usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 11 Juni 20256.
Mu'ti mengatakan pihaknya telah menyampaikan rencana tersebut kepada Presiden Prabowo. Ia berharap Kepala Negara berkenan hadir sekaligus mewisuda para guru penerima beasiswa tersebut.
"Kami rencanakan kalau nanti sudah selesai semua yang 12.500. Kami harapkan nanti, kami mohon tadi kepada Bapak Presiden untuk dapat mewisuda 12.500 guru yang mendapatkan beasiswa S1 dengan sistem RPL," ujarnya.
Program beasiswa tersebut ditujukan bagi guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan D4 atau S1. Pemerintah memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta per semester untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Selain melanjutkan program yang berjalan, pemerintah juga kembali membuka beasiswa serupa pada 2026. Tahun ini kuota penerima ditingkatkan menjadi 150.000 guru di seluruh Indonesia.
Mu'ti menjelaskan proses pendaftaran program beasiswa 2026 masih berlangsung. Kemendikdasmen terus mendorong guru yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
"Tahun ini kami mengalokasikan beasiswa untuk guru yang belum D4 atau S1 sebanyak 150.000 guru. Dengan nominal beasiswa sama dengan yang tahun 2025, Rp 3 juta per semester," ucap Mu'ti.
"Sekarang masih proses pendaftaran karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini," katanya melanjutkan. Menurutnya, program beasiswa menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....