Wakapolri Tinjau Daycare SSDM Polri, Perkuat Perlindungan Anak
- 10 Jun 2026 12:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakapolri meninjau Daycare SSDM Polri di Gedung TNCC Mabes Polri.
- Daycare dilengkapi CCTV dan pengasuh berstandar pendidikan anak usia dini.
- Mengusung konsep sport, tourism, dan humanity dalam satu kegiatan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau fasilitas Daycare SSDM Polri di Gedung TNCC Mabes Polri. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan pengasuhan dan perlindungan anak anggota Polri dan masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menegaskan pembangunan Polri modern harus memperhatikan kesejahteraan personel. Menurutnya, perhatian terhadap keluarga menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia.
“Polri terus berupaya membangun lingkungan kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan personel. Kehadiran fasilitas daycare mendukung keseimbangan tugas dan tanggung jawab keluarga,” ujarnya saat melakukan peninjauan, Jakarta, Selasa, 9Juni 2026.
Dedi mengatakan, dukungan terhadap keluarga personel akan berdampak pada kualitas pengabdian anggota. Personel dapat lebih fokus menjalankan tugas ketika kondisi keluarga berada dalam keadaan baik.
Karena itu, lanjut Dedi, fasilitas daycare diharapkan memberikan rasa tenang kepada para anggota Polri. Langkah tersebut juga mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
Sementara itu, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar mengatakan keberadaan daycare merupakan bentuk perhatian institusi. Fasilitas tersebut menghadirkan layanan pengasuhan anak yang aman dan terpercaya.
“Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kasus yang melibatkan tempat penitipan anak, kami memahami pentingnya kepercayaan. Karena itu, Daycare SSDM Polri dikelola dengan standar pelayanan yang jelas,” ujarnya.
Menurut Anwar, seluruh aspek operasional daycare telah disesuaikan dengan standar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga secara konsisten.
Selain itu, SSDM Polri melalui Subbagian Polisi Wanita menyusun standar kompetensi bagi pengasuh. Rekrutmen dan pembinaan pengasuh mengacu standar tenaga pendidik anak usia dini.
Pengelolaan daycare juga dilakukan melalui kolaborasi antara SSDM Polri dan Bhayangkari. Kolaborasi tersebut memastikan aspek pengasuhan dan pendidikan dasar anak berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Karena itu, pengelolaannya dilakukan berdasarkan standar yang jelas,” ujarnya.
Ia mengatakan, setiap anak yang menggunakan layanan daycare akan melalui proses pendataan terlebih dahulu. Data tersebut mencakup identitas orang tua, kondisi kesehatan, dan pihak penjemput.
"Prosedur tersebut diterapkan sebagai bagian dari sistem perlindungan dan keamanan anak. Langkah itu dilakukan selama anak berada dalam pengasuhan di lingkungan daycare," katanya.
Daycare SSDM Polri juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung tumbuh kembang anak. Fasilitas tersebut meliputi ruang bermain, area belajar, dan permainan edukatif sesuai usia.
Selain itu tersedia ruang istirahat, fasilitas sanitasi, serta perlengkapan kesehatan dasar. Seluruh fasilitas dirancang untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Sebagai bentuk transparansi, daycare dilengkapi sistem kamera pengawas atau CCTV yang dipantau langsung. Sistem tersebut membantu orang tua memantau aktivitas anak selama berada di daycare.
“Kami ingin memberikan ketenangan bagi para orang tua yang sedang bertugas. Anak-anak berada dalam pengawasan yang baik selama berada di daycare,” ujarnya.
Anwar menjelaskan akses layanan daycare dibuat mudah bagi seluruh pengguna layanan. Orang tua cukup melakukan pendaftaran dan melengkapi data anak sebelum kegiatan dimulai.
“Kehadiran Daycare SSDM Polri merupakan bagian dari komitmen membangun organisasi modern dan berorientasi kesejahteraan personel. Keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan terbaik anak menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan komitmen Polri membangun lingkungan kerja yang ramah keluarga. Langkah itu juga mendukung pengarusutamaan gender dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....