UIN Jakarta Matangkan Kurikulum Magister Manajemen Jelang Operasional Perdana

  • 10 Jun 2026 07:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • UIN Jakarta Matangkan Kurikulum Magister Manajemen Jelang Operasional Perdana
  • Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, mematangkan Formulasi kurikulum. Pematangan ini dilakukan menjelang operasional perdana program studi magister tersebut.

Langkah itu dilakukan melalui workshop kurikulum program studi Magister Manajemen (MM), guna menyelaraskan aspek teoretis akademis, dengan kebutuhan praktis industri. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dalam dua sesi pada 4-5 Juni dan 7 Juni 2026 di Gedung FEB UIN Jakarta.

Dekan FEB UIN Jakarta, Ibnu Qizam, mengatakan penguatan kurikulum melibatkan sejumlah pakar. Mulai dari kalangan akademisi mapan, dan praktisi sektor riil, dan diikuti para pengajar Magister Manajemen FEB UIN Jakarta.

Salah satu pakarnya adalah Kepala Program Studi MM Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran sebagai representasi benchmark akademis. Sementara dari sisi industri, FEB UIN Jakarta menghadirkan praktisi dari salah satu BUMN , Suldja Hartono.

Melalui sinergi akademisi-praktisi, kurikulum Magister Manajemen UIN Jakarta diharapkan mencetak lulusan yang adaptif, terhadap dinamika korporasi dan industri nasional. "Ini wujud keseriusan Magister Manajemen FEB UIN Jakarta, dalam membangun tata kelola, sejak awal pembukaan prodi baru," ujar Ibnu Qizam, di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menerbitkan Keputusan Menteri, terkait izin operasional program studi baru tersebut. Izin diberikan melalui Keputusan Mendiktisaintek Nomor 299/B/O/2026.

Melalui keputusan itu, Program Studi Magister Manajemen resmi dibuka di UIN Jakarta. Kehadiran program ini diharapkan memperkuat pendidikan manajemen pada jenjang pascasarjana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....