Bulog Usul Program Beras Kita Premium, Harga Ditargetkan Rp14.900 per Kg
- 09 Jun 2026 20:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perum Bulog mengusulkan program baru bernama Beras Kita Premium sebagai langkah untuk membantu menstabilkan harga beras premium yang belakangan mengalami kenaikan di pasaran.
- Program ini diharapkan menjadi instrumen tambahan untuk menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.
- Langkah ini juga diharapkan dapat membantu meredam kenaikan harga beras premium di tingkat konsumen.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perum Bulog mengusulkan program baru bernama Beras Kita Premium sebagai langkah untuk membantu menstabilkan harga beras premium yang belakangan mengalami kenaikan di pasaran. Program ini diharapkan menjadi instrumen tambahan untuk menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jakarta. “Kami hanya mengusulkan untuk membuat Beras Kita Premium,” kata Ahmad usai rapat, Jakarta, Selasa 8 juni 2026.
Menurutnya, konsep program tersebut akan mengadopsi mekanisme Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang selama ini difokuskan untuk beras medium. Melalui skema serupa, Bulog berharap dapat menekan gejolak harga pada segmen beras premium.
Ahmad menjelaskan, usulan itu muncul karena harga beras medium saat ini masih relatif stabil. Sementara harga beras premium menunjukkan tren kenaikan.
“Beras medium aman, stabil. Hanya beras premium yang agak meningkat. Tadi saya memberikan saran di rapat dibuatkan Program Beras Kita Premium, seperti beras SPHP,” ujarnya.
Dalam usulan tersebut, harga Beras Kita Premium dipatok sekitar Rp14.900 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga rata-rata beras premium nasional saat ini. Meski demikian, Ahmad menegaskan bahwa program tersebut masih sebatas usulan dan belum mendapatkan persetujuan resmi dari pemerintah.
“Nah ini kan saya baru mengajukan saran. Belum di-approve,” ungkapnya. Jika nantinya disetujui, program Beras Kita Premium akan menggunakan stok beras pemerintah dengan pola distribusi yang mirip dengan SPHP.
Langkah ini diharapkan dapat membantu meredam kenaikan harga beras premium di tingkat konsumen. Sebagai informasi, program SPHP selama ini berfungsi menjaga stabilitas harga beras medium melalui penyaluran cadangan beras pemerintah ke pasar.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga rata-rata nasional beras medium saat ini tercatat Rp13.766 per kilogram. Sedangkan harga beras premium mencapai Rp15.455 per kilogram.
Bulog berharap kehadiran Beras Kita Premium dapat menjadi solusi tambahan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan pilihan beras premium yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Saat ini, usulan tersebut masih dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta kementerian dan lembaga terkait.
“Sedang didiskusikan dulu, nah, mudah-mudahan ada, sehingga nanti (harga beras premium) turun. As soon as possible, biar masyarakat tenang,” ucap Ahmad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....