Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Indonesia di Pasar Tiongkok

  • 03 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Tiongkok
  • Melalui penyelenggaraan rangkaian kegiatan Sales Mission di Shanghai pada 22 Mei 2026 dan Guangzhou pada 25 Mei 2026
  • Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi promosi internasional untuk memperluas jejaring bisnis

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Tiongkok. Melalui penyelenggaraan rangkaian kegiatan Sales Mission di Shanghai pada 22 Mei 2026 dan Guangzhou pada 25 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi promosi internasional untuk memperluas jejaring bisnis. Sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke berbagai destinasi unggulan Indonesia.

"Sales Mission ini menjadi upaya Kementerian Pariwisata untuk memperkuat promosi Wonderful Indonesia di pasar Tiongkok. Sekaligus memperluas jejaring bisnis antara pelaku industri pariwisata kedua negara," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini, Rabu, 3 Juni 2026.

Melalui kampanye Wonderful Indonesia bertajuk Go Beyond Ordinary, Kemenpar memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan seperti Bali, Lombok, Jakarta, dan Surabaya. Selain itu, berbagai produk wisata minat khusus juga dipromosikan, mulai dari wisata bahari, wisata kebugaran, wisata budaya, hingga wisata berbasis alam.

Rangkaian kegiatan di Shanghai dan Guangzhou menghadirkan sesi table top meeting serta networking session. Ini yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan calon mitra dan pembeli potensial dari Tiongkok.

Kemenpar berharap forum tersebut dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat hubungan bisnis antara pelaku industri pariwisata kedua negara. Pelaksanaan kegiatan turut didukung berbagai mitra kolaborasi nasional sebagai bagian dari strategi collaborative marketing untuk memperkuat promosi Indonesia di pasar internasional.

Kegiatan Sales Mission juga merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pariwisata bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Shanghai dan Guangzhou. Dalam memperluas promosi pariwisata Indonesia di Tiongkok.

Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, Kemenpar mencatat potensi sebanyak 12.336 calon wisatawan (potential pax), dengan potensi transaksi mencapai 6,17 juta dolar AS atau sekitar Rp109,17 miliar. Selain itu, potensi devisa yang dihasilkan diperkirakan mencapai 14,96 juta dolar AS atau setara Rp264,8 miliar.

Kemenpar menilai Tiongkok masih menjadi salah satu pasar prioritas karena memiliki potensi wisatawan yang sangat besar. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia mencapai 1.344.074 orang dan menempatkan negara tersebut sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbesar keempat setelah Singapura, Malaysia, dan India.

Pada 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan asal Tiongkok mencapai 1,56 juta hingga 1,73 juta orang. Hingga Maret 2026, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok tercatat mencapai 357.740 orang atau meningkat 25,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut turut didukung oleh semakin kuatnya konektivitas udara antara Indonesia dan Tiongkok. Saat ini, penerbangan langsung dari berbagai kota di Tiongkok menuju destinasi utama di Indonesia seperti Bali, Jakarta, Surabaya, dan Manado terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat perjalanan wisata ke Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....