Prediksi BMKG, Ini Daftar Wilayah Potensi Diterpa Angin Kencang 8-9 Juni 2026

  • 08 Jun 2026 08:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG mengingatkan, masyarakat Indonesia mewaspadai potensi terjadinya angin kencang pada periode 8-9 Juni 2026. Terutama, masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai, daerah perbukitan, serta wilayah yang memiliki riwayat longsor.
  • berikut daftar wilayah yang berpotensi diterpa angin kencang pada periode 8-9 Juni 2026 dari Prediksi BMKG
  • Selama periode 8-9 Juni 2026, BMKG memastikan, tidak ada provinsi yang masuk kategori Awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.

RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG mengingatkan, masyarakat Indonesia mewaspadai potensi terjadinya angin kencang pada periode 8-9 Juni 2026. Terutama, masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai, daerah perbukitan, serta wilayah yang memiliki riwayat banjir dan longsor.

Melansir akun Instagram @infobmkg, berikut daftar wilayah yang berpotensi diterpa angin kencang pada periode 8-9 Juni 2026 dari Prediksi BMKG:

1. Daerah Potensi Angin Kencang pada 8 Juni 2026

BMKG mengingatkan adanya potensi angin kencang di:

• Banten

• Kepulauan Bangka Belitung

• Sulawesi Selatan

2. Daerah Potensi Angin Kencang pada 9 Juni 2026

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk empat wilayah berikut:

• Banten

• Kepulauan Bangka Belitung

• Maluku

• Papua.

3. Daftar Kabupaten/Kota Masuk Peringatan Siaga 8-9 Juni 2026

BMKG juga mencatat sejumlah daerah yang masuk kategori peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat (Siaga) selama periode 7-9 Juni 2026, yaitu:

8 Juni 2026

• Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung

• Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung

9 Juni 2026

• Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

• Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

4. Tidak Ada Wilayah di Indonesia Berstatus Awas

Selama periode 8-9 Juni 2026, BMKG memastikan, tidak ada provinsi yang masuk kategori Awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem. Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak mengabaikan potensi cuaca buruk karena hujan lebat dalam durasi panjang.

Namun, BMKG memberikan perhatian khusus untuk wilayah siaga karena menunjukkan adanya potensi dampak yang lebih serius dibanding level Waspada. Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....