Menteri PU Sebut Lima Lokasi Sekolah Rakyat dengan Progres Pembangunan Tertinggi
- 06 Jun 2026 15:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri PU ungkap Kota Semarang, Kabupaten Sragen, Kota Bengkulu, Kota Medan, dan Kabupaten Sidenreng Rappang menjadi lokasi dengan progres tertinggi
- Semarang memimpin progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dengan capaian 86,58 persen
- Pemerintah mempercepat pembangunan melalui pengawalan harian untuk mengejar target penyelesaian 20 Juni 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan lima lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai progres pembangunan tertinggi. Menurutnya, semua masuk kategori zona hijau dan menjadi yang terdepan di antara 93 lokasi yang sedang dibangun.
Berdasarkan data Kementerian PU per 4 Juni 2026, Sekolah Rakyat di Kota Semarang mencatat progres 86,58 persen. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan lokasi pembangunan lainnya.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Sragen dengan progres pembangunan mencapai 86,09 persen. Sementara Kota Bengkulu dan Kota Medan masing-masing mencatat progres 85,77 persen dan 85,69 persen.
Adapun Sekolah Rakyat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, telah mencapai progres 84,83 persen. Kelima lokasi tersebut juga menjadi bagian dari 12 proyek yang telah menembus progres di atas 80 persen.
Menteri Dody mengatakan pemerintah terus melakukan pengawalan intensif terhadap seluruh pekerjaan pembangunan. Ia menyebut berbagai kendala yang dihadapi penyedia jasa juga terus dipantau agar tidak menghambat progres.
“Kami hampir setiap hari berkolaborasi dengan Danantara. Jika ada kesulitan finansial atau kendala lainnya di lapangan, kami bantu carikan solusinya agar pekerjaan tidak tersendat,” kata Dody saat media briefing update infrastruktur di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan melalui koordinasi lintas pihak yang terlibat. Dukungan diberikan mulai dari penyedia jasa konstruksi hingga aspek pendanaan dan tenaga kerja.
“Jadi semua penyedia jasa sepertinya memang sedang optimis. Semua sedang berlari kencang untuk kejar 20 juni bisa selesai,” ujarnya.
Secara keseluruhan, rata-rata progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 71,13 persen. Pemerintah menargetkan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
“Kita memang bekerja dalam waktu yang sangat pendek. Karena itu pengendalian dilakukan setiap hari untuk memastikan progres tetap berjalan sesuai target,” ucap Dody.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....