Kementerian PU Rampungkan 222 SPPG, Termasuk di Wilayah 3T
- 06 Jun 2026 14:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU telah menyelesaikan pembangunan 222 gedung SPPG yang tersebar di 30 provinsi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis
- Sebagian SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna memperluas akses layanan gizi masyarakat
- Proses serah terima aset kepada Badan Gizi Nasional sedang berlangsung sebelum seluruh fasilitas dioperasikan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan 222 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bangunan SPPG yang telah rampung tersebar di 30 provinsi di Indonesia.
Ia menyebut sebagian di antaranya berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dody juga mengatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kita sudah kerjakan ada sekitar 222 SPPG. Sebagian ada juga yang di wilayah 3T,” kata Dody dalam Media Briefing Update Infrastruktur di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurutnya, penentuan lokasi pembangunan dilakukan melalui koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri. Sementara Kementerian PU bertugas memastikan kesiapan lahan dan percepatan proses pembangunan.
“Jadi titiknya itu kita koordinasi langsung dengan BGN dan Kemendagri. Kita hanya survei saja, apakah tanahnya bisa segera kita bangun,” ujarnya.
Dody juga menyebut proses serah terima aset kepada BGN saat ini sedang berlangsung. Namun, sebelum dimanfaatkan, seluruh fasilitas kemungkinan akan diperiksa kembali oleh BGN.
“Saat ini sedang berproses serah terima dengan BGN. Mungkin BGN akan mengecek satu per satu, tapi secara utuh sudah selesai semua,” ucap Menteri Dody.
Kementerian PU juga berencana akan berkoordinasi dengan pimpinan baru BGN dalam waktu dekat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG dapat segera beroperasi secara optimal.
SPPG yang dibangun Kementerian PU ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung layanan gizi. Sarana tersebut meliputi dapur utama, gudang penyimpanan, jaringan air bersih, hingga instalasi pengolahan air limbah.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperluas jangkauan layanan makanan bergizi bagi masyarakat. Manfaatnya juga diharapkan dapat dirasakan oleh warga di daerah dengan akses layanan yang masih terbatas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....