SPPG Jalankan Arah Presiden Prabowo untuk Tingkatkan Kualitas MBG
- 05 Jun 2026 12:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
- SPPG
- Presiden
- Konsolidasi Nasional
- Makan Bergizi Gratis
- Program MBG
RRI.CO.ID, Jakarta - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap menjalankan arahan Presiden Prabowo dalam Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). SPPG berkomitmen untuk meningkatkan kualitas MBG dengan memastikan gizi MBG tetap terjaga melalui proses masak yang baik.
Dalam Konsolidasi Nasional MBG, Presiden mengarahkan agar telur yang disajikan dalam bentuk telur rebus, guna menjaga kandungan gizi. Presiden juga menyoroti pentingnya porsi lauk ayam yang memadai, agar kebutuhan nutrisi anak terpenuhi secara optimal.
Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (GARUDA), Nofalia Heikal Safar yang juga memiliki SPPG menyampaikan apresiasinya atas perhatian Presiden. Menurutnya, arahan Presiden menunjukkan keseriusan dari Pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas melalui program strategis MBG.
"Program MBG bukan sekadar bantuan pangan, tetapi merupakan investasi besar. Untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing," kata Nofalia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Jumat 5 Juni 2026.
Nofalia menegaskan Konsolidasi Nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, mitra pelaksana, dan masyarakat. Hal ini dilakukan dalam menyukseskan program prioritas Presiden yaitu MBG di seluruh tanah air.
Nofalia menyebut, setiap SPPG khususnya organisasi yang dipimpinnya berfokus penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, dan ibu hamil. Menurutnya, upaya tersebut juga sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting anak-anak Indonesia, serta meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal.
Komitmen tersebut dilakukan organisasi GARUDA yang aktif melakukan inspeksi ke berbagai SPPG, termasuk di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dalam memastikan standar kualitas makanan, GARUDA menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam pengawasan keamanan pangan.
"Kami siap mengikuti arahan Presiden untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis. Demi terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045," ucapnya.
Nofalia memaparkan, bahwa organisasinya telah menjangkau puluhan provinsi di Indonesia serta melakukan kunjungan ke luar negeri. Studi banding dilakukan termasuk ke Turki dan China, sebagai bagian dari studi banding pengelolaan dapur dan program pangan.
Sementara itu, sejumlah masyarakat mengaku sangat terbantu dalam pemenuhan gizi anak-anak mereka melalui program MBG. Seorang warga Depok, Hernawati bercerita dirinya tidak lagi khawatir dalam memenuhi kebutuhan gizi anaknya yang berada di SMA.
"Di SMAN 4 Depok sudah ada MBG, makannya ada nasi, macam lauk, buah, susu, sayuran. Alhamdulilah membantu pemenuhan gizi anak saya, yang masih dalam masa pertumbuhan," ujar Hernawati.
Seorang warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Riska berterima kasih selama mengandung anak kedua mendapatkan MBG. Riska yang berada di pelosok daerah mendapatkan perhatian dari Pemerintah melalui program strategis MBG.
"Selama hamil suka dikasih MBG, ada yang ngarahin dari Desa supaya dapet. Sebelumnya didata sama Desa, terus selama hamil dapet makanan, banyak dikasih," kata Riska.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....