Adaptasi Teknologi Jadi Bekal Prajurit TNI Hadapi Tantangan Hukum
- 05 Jun 2026 17:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Adaptasi teknologi menjadi kebutuhan penting bagi personel hukum TNI untuk menghadapi perkembangan informasi dan dinamika hukum yang semakin cepat.
- Perwira hukum dituntut melek digital dan responsif agar mampu memberikan pendapat hukum yang tepat serta merespons isu yang berkembang di ruang publik.
- Integritas dan ketangguhan mental menjadi kunci dalam menjaga netralitas serta mewujudkan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kemajuan teknologi menghadirkan tantangan baru dalam penegakan hukum di lingkungan TNI. Prajurit dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan informasi yang berlangsung cepat.
Pemanfaatan teknologi digital kini menjadi kebutuhan penting bagi personel hukum. Kemampuan tersebut mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan cepat.
Kepala Bidang Dukungan Hukum Babinkum dan HAM TNI, Kolonel Laut Hukum Totok Sumarsono menilai adaptasi teknologi tidak bisa dihindari. Seluruh personel hukum harus memahami perkembangan digital saat ini.
"Perwira hukum harus melek teknologi dan melek digital. Jika tidak, mereka akan tertinggal perkembangan informasi," ujar Totok Sumarso dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Jakarta, 5 Juni 2026.
Menurutnya, banyak persoalan hukum kini berkembang melalui ruang digital. Situasi tersebut menuntut respons cepat dari aparat penegak hukum.
Informasi yang viral sering menjadi perhatian pimpinan dalam waktu singkat. Karena itu, personel hukum harus selalu memperbarui pengetahuan dan data.
"Begitu ada masalah, kadang sudah muncul di media. Perwira hukum harus mampu memberikan respons cepat," katanya.
Selain teknologi, ketangguhan mental juga menjadi faktor penting. Personel hukum harus siap menghadapi tekanan dan kompleksitas permasalahan.
Kolonel Totok menegaskan integritas menjadi modal utama menjaga netralitas. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan profesional.
"Penegak hukum harus berintegritas tinggi. Mereka tidak boleh mudah dipengaruhi kepentingan tertentu," ucapnya.
Melalui penguatan kompetensi digital dan integritas, TNI berupaya meningkatkan kualitas penegakan hukum. Langkah tersebut mendukung terwujudnya prajurit yang responsif, profesional, dan tangguh. (Agnes Claudia Ohoira).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....