Kementerian Perhubungan Siapkan Strategi Percepatan Penyerapan Anggaran 2026
- 05 Jun 2026 13:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenhub mempercepat pengadaan barang dan jasa serta mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan prioritas dan penyelesaian tagihan
- Realisasi anggaran hingga Mei 2026 mencapai Rp9,06 triliun atau 32,27 persen, lebih tinggi dari target kumulatif 30,10 persen
- Kemenhub memperkuat monitoring, evaluasi, revisi anggaran, dan pengendalian penarikan dana untuk menjaga momentum penyerapan hingga akhir tahun
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat penyerapan anggaran tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga momentum pelaksanaan kegiatan hingga akhir tahun anggaran.
“Untuk percepatan pelaksanaan anggaran, Kementerian Perhubungan melakukan beberapa langkah strategis. Diantaranya mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan prioritas dan penyelesaian tagihan,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi V di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 5 Juni 2026.
Dudy mengatakan Kementerian Perhubungan memiliki pagu awal sebesar Rp28,49 triliun dengan pagu efektif Rp28,09 triliun. Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran mencapai Rp9,06 triliun atau 32,27 persen.
Menurutnya, capaian tersebut masih berada dalam koridor sesuai tahapan pelaksanaan kegiatan semester pertama. Realisasi anggaran juga lebih tinggi dibanding target kumulatif hingga Mei 2026 sebesar 30,10 persen.
Ia menjelaskan sejumlah tantangan masih dihadapi dalam pelaksanaan anggaran pada tahun berjalan. Tantangan tersebut meliputi proses kontrak dan pengadaan, revisi anggaran, serta kegiatan strategis yang memerlukan percepatan.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Kementerian Perhubungan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa. Selain itu, pelaksanaan kegiatan prioritas dan penyelesaian tagihan juga terus dioptimalkan.
Dudy menambahkan penguatan monitoring dan evaluasi fisik serta keuangan menjadi bagian penting percepatan. Percepatan revisi dan pergeseran anggaran dilakukan pada kegiatan yang telah siap diserap.
“Mempercepat revisi dan pergeseran anggaran pada kegiatan yang siap serat dan memperkuat koordinasi dan pengendalian rencana penarikan dana. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga momentum penyerapan hingga akhir tahun anggaran,” ujarnya.
Selain itu, koordinasi dan pengendalian rencana penarikan dana terus diperkuat secara berkelanjutan. Langkah-langkah tersebut diharapkan menjaga tren penyerapan sehingga realisasi akhir tahun mencapai Rp27,21 triliun atau 96,84 persen dari pagu efektif.
“Maka realisasi akhir tahun diproyeksikan mencapai Rp27,21 triliun atau sekitar 96,84 persen dari pagu efektif. Kementerian Perhubungan akan terus menjaga kualitas belanja sekaligus memastikan target penyerapan dapat dicapai secara optimal,” ucap Dudy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....