Pendaftar OSN 2026 Tembus Hampir Satu Juta Peserta
- 05 Jun 2026 04:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemendikdasmen mencatat partisipasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 mengalami peningkatan signifikan.
- Jumlah pendaftar OSN 2026 mencapai 941.692 peserta dari seluruh Indonesia.
- Kemendikdasmen menunjukkan partisipasi peserta OSN 2026 meningkat 17 persen dibanding tahun 2025.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat partisipasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, jumlah pendaftar mencapai 941.692 peserta dari seluruh Indonesia.
Data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen menunjukkan peserta meningkat 17 persen dibanding tahun lalu. Pada 2025, jumlah pendaftar tercatat 806.285 peserta.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan OSN bukan sekadar kompetisi. Ajang ini juga menjadi sarana pembinaan karakter peserta.
"Prestasi sejati bukan hanya menjadi juara. Karakter adalah fondasi utama dari prestasi," kata Suharti dalam Taklimat Media Penguatan Tata Kelola Pelaksanaan OSN 2026 di Perpustakaan Gedung A Kemendikdasmen, Kamis, 4 Juni 2026.
Sementara itu, Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, menekankan pentingnya integritas. Penguatan tata kelola dilakukan melalui pengawasan dan mitigasi risiko.
"Setiap peserta harus mendapat kesempatan setara untuk berkompetisi. Integritas menjadi prioritas utama penyelenggaraan tahun ini," kata Maria.
Menurutnya, OSN menjadi bagian dari pengembangan talenta murid berkelanjutan. Pembinaan dilakukan secara lebih terarah dan terukur.
Adapun para peserta berasal dari 38 provinsi dan 506 kabupaten kota. Selain itu, sekolah Indonesia di Luar Negeri pada enam negara juga berpartisipasi.
Cabang lomba jenjang SD dan SMP meliputi IPA, IPS, dan Matematika. Jenjang SMA mencakup sepuluh bidang kompetisi.
Tahun ini, Kemendikdasmen memberi perhatian khusus bagi wilayah 3T. Pemerataan akses menjadi bagian dari penguatan pendidikan inklusif.
Pengawasan OSN diperkuat melalui sistem berlapis di seluruh tahapan. Mekanisme tersebut mencakup pengawasan silang dan pemantauan langsung.
Wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dengan keterbatasan internet memanfaatkan rekaman ruangan. Siaran langsung juga digunakan untuk menjaga transparansi pelaksanaan.
Untuk pertanyaan dan saran OSN yang dapat disampaikan melalui: https://ult.kemendikdasmen.go.id/ dan Layanan Tanya Prestasi (0852-8277-7740). Untuk informasi terbaru seputar OSN masyarakat dapat bergabung ke saluran informasi OSN melalui tautan: https://ringkas.kemendikdasmen.go.id/saluraninformasiosn.
Sementara untuk layanan pengaduan dugaan kecurangan serta pelanggaran tata tertib Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) dapat disampaikan maksimal 2x24 jam setelah pelaksanaan tes. Nantinya pengaduan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan memperhatikan validitas bukti serta kerahasiaan pelapor melalui tautan berikut ini: https://ringkas.kemendikdasmen.go.id/formpengaduan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....