IDR: Pendidikan Gratis Kunci Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
- 04 Jun 2026 16:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Fathorrahman mendorong Preside Prabowo untuk menjadikan pendidikan gratis sebagai salah satu agenda prioritas pembangunan nasional.
- Fathorrahman menilai, pendidikan memiliki dampak yang lebih mendasar dibandingkan berbagai program bantuan yang bersifat jangka pendek.
- Pendidikan yang dapat diakses secara merata disebut akan melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wacana pendidikan gratis kembali mendapat sorotan. Hal ini menyusul
kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini dihantam oleh tekanan ketidakpastian global yang hebat.
Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, menilai pendidikan gratis merupakan solusi paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
Menurut Fathorrahman, sektor pendidikan seharusnya menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Pesiden Prabowo Subianto. Karena, menurutnya pendidikan memiliki dampak yang lebih mendasar dibandingkan berbagai program bantuan yang bersifat jangka pendek.
Pendidikan yang dapat diakses secara merata, kata dia, akan melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Jika masyarakat cerdas, semua persoalan kehidupan akan lebih mudah diselesaikan. Jalannya adalah melalui pendidikan gratis yang bisa diakses seluruh rakyat,” ujar Fathorrahman dalam keterangannya, Kamis 4 Juni 2026.
Ia menuturkan, hingga kini masih banyak keluarga yang menghadapi kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka, terutama ketika memasuki jenjang perguruan tinggi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperlebar kesenjangan sosial sekaligus menghambat mobilitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, Fathorrahman mendorong Preside Prabowo untuk menjadikan pendidikan gratis sebagai salah satu agenda prioritas pembangunan nasional. Menurutnya, negara perlu memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang terpaksa menghentikan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.
“Tidak boleh ada cerita rakyat gagal sekolah atau kuliah karena miskin. Negara harus hadir memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara,” ujar Fathorrahman.
Selain itu, ia juga menyoroti tingginya biaya pendidikan tinggi yang dinilai semakin membebani masyarakat. Karenanya, ia meminta pemerintah mengevaluasi berbagai kebijakan yang menyebabkan biaya kuliah terus meningkat, termasuk mekanisme penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri.
Lebih jauh, Fathorrahman menilai program pendidikan gratis memiliki tingkat akuntabilitas yang jelas. Karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan memberikan dampak berkelanjutan bagi pembangunan nasional.
Baginya, investasi terbaik yang dapat dilakukan negara tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur fisik. Tetapi juga pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Ia pun menekankan, dangan pendidikan yang terjangkau dan merata, Indonesia akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan di masa depan.
“Investasi terbaik negara bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi membangun kualitas manusia. Pendidikan adalah kunci utama menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” kata Mr.Ong, panggilan akrab Fathorrahman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....