Juni 2026 Masuk Termin Berapa? Simak Serba-Serbi Informasi PIP 2026 Kemendikdasmen
- 03 Jun 2026 11:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Informasi pencairan bantuan dana pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 dari Kemendikdasmen RI, terus diburu Masyarakat Indonesia.
- Simak serba-serbi informasi PIP 2026, mulai dari pola pencairan, besaran bantuan dana pendidikan, hingga cara cek online menggunakan HP.
- Pada tahun 2026 ini, pemerintah mengalokasikan anggaran bantuan PIP 2026 sebesar Rp13,43 triliun untuk 18,59 juta siswa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Informasi pencairan bantuan dana pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 dari Kemendikdasmen RI, terus diburu Masyarakat Indonesia. Banyak masyarakat, khususnya para orang tua dan siswa penasaran, pada Juni 2026 ini sudah masuk pencairan PIP termin ke berapa.
Simak serba-serbi informasi PIP 2026, mulai dari pola pencairan, besaran bantuan dana pendidikan, hingga cara cek online menggunakan HP. Mengingat, pencairan dana pendidikan PIP 2026 dari Kemendikdasmen dilakukan tiga termin.
Pada tahun 2026 ini, pemerintah mengalokasikan anggaran bantuan PIP 2026 sebesar Rp13,43 triliun untuk 18,59 juta siswa. Pada tahun ini pula, bantuan PIP 2026 diperluas untuk jenjang TK dengan anggaran Rp1,28 triliun.
Anggaran Rp1,28 triliun itu, nantinya dibagikan kepada 888 ribu siswa TK dengan bantuan Rp450 ribu per siswa per tahun. PIP merupakan program bantuan dana pendidikan yang diberikan kepada siswa usia sekolah (6–21 tahun).
Tujuannya, agar siswa memiliki akses dan mampu menyelesaikan sekolah hingga tingkat menengah. Bantuan PIP diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Pola Pencairan Dana PIP 2026
Melansir laman Kemendikdasmen, PIP 2026 disalurkan melalui tiga termin. Berikut penjelasannya:
• Termin 1 (Februari-April) difokuskan untuk siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang datanya sudah valid.
• Termin 2 (Mei-September) ditujukan untuk siswa usulan Dinas Pendidikan, usulan pemangku kepentingan, dan siswa yang baru melakukan aktivasi rekening (SK Nominasi).
• Termin 3 (Oktober-Desember) untuk sisa kuota, usulan susulan, atau siswa yang baru divalidasi di akhir tahun.
Berdasarkan kondisi tersebut, PIP bulan Juni 2026 sudah masuk termin 2 dan diperkirakan akan segera cair secara bertahap. Kendati begitu, pemerintah belum mengumumkan secara rinci kapan jadwal pencairan PIP Juni 2026.
Besaran Bantuan Dana Pendidikan PIP 2026
Besaran dana pendidikan PIP 2026 yang akan diterima siswa tergantung akan berbeda-beda. Semua itu, tergantung pada jenjang pendidikan yang tengah ditempuh.
• Siswa SMA/sederajat akan memperoleh Rp1,8 juta per tahun, sedangkan siswa kelas 12 SMA/sederajat akan mendapatkan Rp900 ribu.
• Siswa SMP/sederajat akan memperoleh Rp750 ribu per tahun, sedangkan kelas 9 SMP/sederajat akan mendapatkan Rp375 ribu.
• Siswa SD/sederajat akan menerima Rp450 ribu per tahun, sedangkan kelas 6 SD/sederajat akan menerima Rp225 ribu.
Cara Cek Status Penerima PIP 2026 Lewat HP
Sebagai informasi, cara cek status penerima PIP Juni 2026 dapat diakses melalui laman resmi PIP Kemdikdasmen. Para orang tua atau siswa hanya perlu memasukkan data diri berupa Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
• Buka laman PIP Kemendikdasmen.
• Gulir layar ke bawah.
• Temukan menu “Cari Penerima PIP”.
• Masukan data diri berupa Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
• Masukan kode captcha. Misalnya jika terdapat penjumlahan 5+4, maka kode yang diisikan adalah 9.
• Kemudian klik “Cek Penerima PIP”.
• Jika terdaftar, informasi status pencairan dana akan muncul.
Target Utama Penerima PIP 2026 Kemendikdasmen
Dalam keputusan pemerintah, PIP diprioritaskan bagi pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Kemudian, yatim piatu, penyandang disabilitas, hingga korban bencana alam atau musibah yang menempuh pendidikan SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Komponen Bantuan KIP
• Pembelian perangkat sekolah
• Biaya transportasi anak sekolah
• Biaya praktik dan kegiatan belajar
• Keperluan pendukung pendidikan sekolah lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....