KSP Beberkan Lonjakan Tajam Serangan Siber Indonesia Tahun 2026

  • 02 Jun 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman memyebut, Indonesia mengalami serangan siber mencapai 1,52 miliar sepanjang tahun 2026
  • Serangan siber ke Indonesia di tahun 2026 dikatakan KSP Dudung Abdurachman, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purn Dudung Abdurachman membeberkan lonjakan serangan siber yang menyerang Indonesia sepanjang 2026. Temuan tersebut berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara.

Menurut Dudung, serangan siber sepanjang 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga pertengahan April, jumlah serangan mencapai 1,52 miliar.

"Tren peningkatan serangan siber berlanjut pada tahun 2026. Selama Januari hingga pertengahan April tercatat 1,52 miliar serangan," kata Dudung dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Dudung menjelaskan, sepanjang 2025 Indonesia menerima 5,5 miliar serangan siber. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

"Serangan siber sepanjang 2025 mencapai 5,5 miliar serangan. Angka itu naik 714 persen dibanding rata-rata tahunan 2020-2024," ujarnya.

Ia menilai peningkatan serangan sejalan dengan percepatan transformasi digital nasional. Pemanfaatan teknologi digital terus berkembang di berbagai sektor.

Menurutnya, kemajuan digital menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat. Namun, perkembangan tersebut juga memunculkan risiko keamanan siber.

"Di balik kemajuan itu terdapat ancaman serius berupa kejahatan siber. Serangan kini menyasar individu, pemerintah, ekonomi, dan keamanan nasional," ucapnya.

Serangan siber juga berdampak pada pelayanan publik dan lembaga strategis. Karena itu, penguatan sistem keamanan digital menjadi kebutuhan mendesak.

Pemerintah terus mendorong peningkatan ketahanan siber nasional. Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi data dan infrastruktur penting negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....