Nilai Tukar Petani Naik, Pendapatan Petani Semakin Cepat

  • 02 Jun 2026 21:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NTP Mei 2026 naik 1,99 persen menjadi 127,73
  • Kenaikan terjadi karena pendapatan petani tumbuh lebih cepat dibanding pengeluaran
  • Indeks harga diterima petani naik 2,53 persen
  • Indeks harga yang dibayar petani naik 0,53 persen
  • Kenaikan NTP didorong harga karet, gabah, kakao, dan bawang merah

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 mencapai 127,73. Angka tersebut naik 1,99 persen dibandingkan April 2026.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini mengatakan, kenaikan terjadi karena pendapatan petani tumbuh lebih cepat. Sementara pengeluaran petani meningkat lebih rendah selama periode tersebut.

Meski demikian, indeks harga diterima petani naik. Kenaikannya tercatat sebesar 2,53 persen selama Mei 2026.

Sebaliknya, indeks harga yang dibayar petani hanya meningkat. Angkanya tercatat naik sebesar 0,53 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kenaikan ini, lanjut dia, didorong menguatnya harga berbagai komoditas pertanian. "Nilai Tukar Petani Mei 2026 tercatat 127,73 atau naik 1,99 persen," kata Pudji dalam keterangan tertulis, Selasa, 2 Juni 2026.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga meliputi karet dan gabah. Kakao serta bawang merah juga turut mendukung peningkatan NTP.

Subsektor hortikultura menjadi penyumbang kenaikan NTP terbesar. BPS mencatat NTP hortikultura naik 7,08 persen dibanding April.

Kenaikan ini juga ditopang harga bawang merah dan berbagai jenis cabai. "Subsektor yang mengalami kenaikan NTP tertinggi adalah hortikultura," ujarnya.

Selain hortikultura, subsektor tanaman pangan juga mengalami kenaikan. NTP tanaman pangan meningkat dari 112,29 menjadi 113,79.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai kenaikan NTP sebagai kabar baik. Menurutnya, program pemerintah mulai dirasakan petani secara nyata.

Ia memastikan, pemerintah terus meningkatkan produktivitas pertanian nasional. "Alhamdulillah, kenaikan NTP menjadi kabar baik bagi petani Indonesia," kata Amran.

Amran menegaskan, pemerintah akan menjaga keuntungan petani tetap optimal. Program yang berdampak langsung pada pendapatan petani terus diperkuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....