Arus Lalu Lintas Lenteng Arah Depok Mulai Dibuka Bertahap

  • 02 Jun 2026 20:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arus Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok mulai dibuka bertahap pada Selasa, 2 Juni 2026.
  • Jalan sebelumnya ditutup total untuk perbaikan saluran bawah tanah dan pengecoran jalan ambles.
  • Kendaraan sempat dialihkan melalui Tapal Kuda, Gardu, dan Jalan Moch Kahfi menuju Depok.

RRI.CO.ID, Jakarta - Arus lalu lintas di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok mulai dibuka bertahap, Selasa, 2 Juni 2026. Pembukaan dilakukan seiring masih berlangsungnya perbaikan saluran bawah tanah di kawasan tersebut.

Sebelumnya, ruas Jalan Raya Lenteng Agung menuju Depok ditutup total sejak Senin, 1 Juni 2026. Penutupan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga Selasa, 2 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Penutupan dilakukan untuk mendukung percepatan perbaikan saluran air bawah tanah. Selain itu, petugas juga melakukan pengecoran badan jalan yang mengalami ambles.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan selama pekerjaan berlangsung.

“Karena ada pekerjaan pengecoran di kawasan Lenteng Agung, kendaraan menuju Depok dialihkan melalui jalur alternatif. Kendaraan diarahkan melewati Tapal Kuda, Gardu, dan Jalan Moch Kahfi menuju Depok,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Mujiyanto mengimbau, masyarakat menggunakan jalur alternatif selama proses pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan yang menuju Depok diminta menyesuaikan rute perjalanan.

“Penutupan ini dilakukan agar proses pengerjaan oleh petugas SDA Pemprov DKI Jakarta berjalan optimal. Setelah masa libur berakhir, kondisi lalu lintas diharapkan kembali normal,” ujarnya.

Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan melakukan pengamanan di sejumlah titik pengalihan. “Kami membantu Dinas Perhubungan dalam pelaksanaan pengalihan arus lalu lintas sementara ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan perpanjangan pekerjaan diperlukan demi keselamatan. Perbaikan harus diselesaikan secara aman sebelum jalan digunakan kembali.

“Kami memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas warga yang melintas di Lenteng Agung. Masyarakat diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif,” ujarnya.

Budi menjelaskan keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena sterilisasi area memerlukan waktu. Penutupan dan pembersihan lokasi baru dimulai pukul 14.00 WIB.

Setelah area dinyatakan aman dan bersih, pekerjaan dilakukan penuh mulai pukul 16.00 WIB. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan sesuai prosedur keselamatan.

Menurutnya, keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Karena itu, proses perbaikan harus dilakukan secara cermat dan optimal.

“Seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar hasil perbaikan aman. Jalan nantinya dapat kembali digunakan masyarakat dengan nyaman,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....