Jazuli: Pemilu Berkualitas Lahirkan Negarawan

  • 02 Jun 2026 19:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jazuli: Pemilu Berkualitas Lahirkan Negarawan
  • Pemilu Berkualitas Lahirkan Negarawan

RRI.CO.ID, Jakarta — Anggota Komisi II DPR RI Jazuli Juwaini menyoroti pentingnya perbaikan sistem pemilu. Menurut Jazuli, revisi Undang-Undang Pemilu harus memperkuat demokrasi dan kualitas kepemimpinan nasional.

Ia menegaskan pemilu tidak sekadar menjadi mekanisme pergantian kekuasaan secara periodik. Pemilu juga harus melahirkan pemimpin berintegritas, kompeten, dan berjiwa negarawan.

Jazuli menilai Indonesia membutuhkan sistem politik yang mengutamakan kepentingan bangsa. Menurutnya, pemimpin harus memiliki visi kebangsaan dan pengabdian penuh kepada negara.

“Kita membutuhkan lebih banyak negarawan untuk membawa Indonesia menjadi negara maju,” ujar Jazuli. "Bangsa ini membutuhkan politisi yang selesai dengan kepentingan pribadinya.”

Politikus Fraksi PKS itu menilai reformasi politik masih perlu dievaluasi secara mendalam. Ia menyebut reformasi telah berjalan hampir tiga dekade sejak 1998.

Menurutnya, transformasi politik belum sepenuhnya mendorong lompatan kemajuan nasional. Karena itu, reformasi sistem pemilu dan kepartaian perlu dikaji secara serius.

Jazuli menilai sistem pemilu harus melahirkan kader terbaik bangsa. Sistem tersebut juga harus memperkuat kualitas representasi rakyat.

Selain itu, sistem politik harus menghasilkan kepemimpinan nasional yang visioner. “Perbaikan sistem menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” ujar Jazuli.

Ia mengatakan Komisi II DPR RI sedang menyerap berbagai masukan terkait revisi regulasi pemilu. Masukan berasal dari pakar, akademisi, penyelenggara pemilu, dan tokoh masyarakat.

Komisi II DPR RI ingin mendesain sistem pemilu yang lebih baik. Menurut Jazuli, reformasi pemilu harus memperkuat demokrasi dan kualitas kepemimpinan nasional.

Pernyataan itu disampaikan saat audiensi dengan Prof. Siti Zuhro dan Prof. Ramlan Surbakti. Jazuli berharap revisi UU Pemilu menghasilkan terobosan memperkuat demokrasi jangka panjang.

Ia menegaskan sistem pemilu harus melahirkan pemimpin berkarakter negarawan. Menurut Jazuli, kualitas pemilu ditentukan tiga unsur utama.

Unsur pertama ialah kandidat dan partai politik yang menghadirkan kader terbaik bangsa. Kader tersebut harus berintegritas, kompeten, dan memiliki visi kenegaraan.

Unsur kedua ialah pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Pemilih diminta menentukan pilihan berdasarkan kapasitas dan rekam jejak kandidat.

Unsur ketiga ialah penyelenggara pemilu yang profesional dan independen. Penyelenggara juga harus menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Jazuli menilai pemilu berkualitas dapat memperkuat demokrasi dan representasi rakyat, dan pemilu berkualitas juga melahirkan pemimpin yang membawa Indonesia maju. “Pemilu berkualitas harus melahirkan pemimpin terbaik bagi bangsa,” kata Jazuli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....