Yuk, Mengenal Makna dan Filosofi dari Lambang Pancasila
- 01 Jun 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lambang Pancasila berupa Burung Garuda dengan lima simbol yang mewakili setiap sila.
- Pancasila berasal dari kata Panca (lima) dan Sila (dasar).
- Lambang Pancasila terdiri dari lima simbol yang mewakili makna setiap sila.
RRI.CO.ID, Jakarta – Lambang Pancasila berupa Burung Garuda dengan lima perisai yang mewakili makna setiap sila bagi kehidupan berbangsa Indonesia. Sebagai ideologi nasional, Pancasila memuat nilai luhur yang menjadi pedoman masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Istilah Pancasila berasal dari dua kata, yakni Panca dan Sila, yang memiliki makna tersendiri bagi dasar negara Indonesia. Panca berarti lima, sedangkan Sila berarti dasar, sehingga menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlaku hingga sekarang.
Masing-masing lambang dalam Pancasila menyimpan makna yang mencerminkan nilai serta prinsip dasar kehidupan berbangsa. Untuk lebih memahaminya, berikut arti dan filosofi setiap lambang pada kelima sila Pancasila, melansir dari bpip.go.id:
1. Lambang Bintang (Sila ke-1)
Lambang bintang kuning bersudut lima berlatar hitam pada perisai tengah melambangkan sila "Ketuhanan Yang Maha Esa". Makna simbol ini menunjukkan keimanan masyarakat Indonesia kepada Tuhan sesuai ajaran agama dan keyakinan masing-masing.
Bintang menggambarkan cahaya spiritual yang menjadi petunjuk bagi manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan bijaksana. Sementara latar hitam mencerminkan keberadaan Tuhan sebagai sumber kehidupan yang telah ada sebelum segala ciptaan.
2. Lambang Rantai (Sila ke-2)
Lambang rantai berlatar merah melambangkan sila "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" dalam dasar negara Indonesia. Rantai yang tersusun dari tujuh belas mata rantai menggambarkan kesinambungan antargenerasi dalam kehidupan berbangsa bersama.
Bentuk lingkaran dan persegi pada mata rantai menunjukkan hubungan erat antarindividu dalam masyarakat Indonesia yang harmonis. Keterhubungan tersebut mencerminkan semangat persatuan, kerja sama, serta saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
3. Lambang Pohon Beringin (Sila ke-3)
Lambang pohon beringin mewakili sila "Persatuan Indonesia" dan menggambarkan tempat berlindung bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagaimana pohon besar memberi keteduhan, negara menjadi pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Akar serta sulurnya yang menjalar ke berbagai arah mencerminkan keberagaman suku dalam satu bangsa Indonesia. Simbol yang berada di sisi kiri atas perisai ini menegaskan pentingnya persatuan di tengah perbedaan.
4. Lambang Kepala Banteng (Sila ke-4)
Lambang kepala banteng mewakili sila "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan Indonesia". Simbol ini menggambarkan kebiasaan hidup berkelompok yang mencerminkan semangat musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.
Kepala banteng juga melambangkan kekuatan rakyat sebagai unsur penting dalam kehidupan demokrasi bangsa Indonesia. Letaknya berada pada bagian atas perisai dan menegaskan nilai kebijaksanaan dalam proses perwakilan masyarakat.
5. Lambang Padi dan Kapas (Sila ke-5)
Lambang padi dan kapas mewakili sila "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" dalam kehidupan berbangsa. Simbol tersebut menggambarkan kemakmuran serta kesejahteraan yang menjadi tujuan utama pembangunan bagi seluruh masyarakat.
Padi melambangkan kebutuhan pangan, sedangkan kapas mencerminkan kebutuhan sandang yang harus terpenuhi secara merata bersama. Makna keduanya menegaskan pentingnya pemerataan kesejahteraan agar setiap warga memperoleh kehidupan yang layak dan adil.
Melalui kelima lambang tersebut, Pancasila menghadirkan pedoman nilai yang tetap relevan bagi kehidupan masyarakat Indonesia hingga saat ini. Pemahaman terhadap makna setiap simbol dapat membantu menumbuhkan sikap kebangsaan yang lebih kuat bersama dalam keseharian masyarakat luas. (Sarah Maulida Ali)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....