Presiden Tegaskan Pancasila Bukan Hanya Slogan dan Dokumen Sejarah

  • 01 Jun 2026 15:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo mengingatkan Pancasila bukan hanya dokumen sejarah dan slogan
  • 2. Pancasila adalah pedoman hidup bagi bangsa Indonesia
  • 3. Presiden Prabowo mengajak rakyat Indonesia untuk mengamalkan Pancasila

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa Pancasila bukan dokumen sejarah tetapi pedoman bagi bangsa Indonesia. Pancasila, kata Presiden Prabowo, tidak boleh hanya sebatas slogan yang diucapkan pada upacara bendera Merah Putih.

"Pancasila bukan sekedar dokumen sejarah. Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita," kata Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan amanat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Presiden Prabowo mengatakan, Pancasila lahir bukan dari ruang kosong melainkan dari sejarah panjang, budaya dan cita-cita bangsa Indonesia. Pancasila merupakan kesepakatan nasional sehingga menjadi bangsa yang besar, bersatu kendati beragam baik bahasa, budaya, agama dan suku.

"Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita. Yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, bahasa dan budaya yang berbeda beda untuk hidup sebagai suatu bangsa," ujarnya.

Oleh sebab itu, Kepala Negara mengajak rakyat Indonesia untuk komitmen dalam mengamalkan nilai Pancasila untuk mewujudukan Indonesia maju. Presiden Prabowo meyakini jika Pancasila diamalkan dengan benar maka Indonesia tidak hanya menjadi negara maju namun disegani.

"Ketika kita menjalankan Pancasila secara sungguh-sungguh, saya yakin Indonesia tidak hanya akan menjadi negara makmur tetapi dihormati oleh bangsa-bangsa lain. Karena rakyatnya sejahtera, bangsa yang kuat karena persatuannya, bangsa yang makmur karena keadilannya," katanya.

"Bangsa yang besar karena kemanusiaannya, bangsa yang mampu menjadi kekuatan bagi perdamaian dunia, bangsa yang mampu membantu bangsa-bangsa lain. Mari kita amalkan pancasila mari kita wujudkan indonesia yang adil makmur berdaulat dan bermartabat," ujarnya menegaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....