Fenomena 'Blue Moon' 31 Mei, Ini Pandangan BMKG Terkait Peristiwa Bulan Biru
- 31 Mei 2026 08:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Masyarakat Indonesia pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026, dikabarkan dapat melihat fenomena alam langka Bulan Biru (Blue Moon).
- Lantas, apa penilaian BMKG terkait fenomena Bulan Biru untuk kondisi cuaca di Indonesia pada akhir Mei 2026?
- Melansir keterangan BMKG, akhir Mei 2026 merupakan masa transisi menuju puncak musim kemarau.
RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Indonesia pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026, dikabarkan dapat melihat fenomena alam langka Bulan Biru (Blue Moon). Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun buka suara terkait fenomena Bulan Biru dalam penghujung Mei 2026.
Lantas, apa penilaian BMKG terkait fenomena Bulan Biru untuk kondisi cuaca di Indonesia pada akhir Mei 2026?. Untuk mendapatkan jawabannya, simak artikel ini sampai selesai.
Peristiwa Bulan Biru ini, diketahui menandai berakhirnya bulan Mei 2026. Yakni, dengan kemunculan dua kali bulan purnama dalam satu bulan masehi.
Melansir keterangan BMKG, akhir Mei 2026 merupakan masa transisi menuju puncak musim kemarau. Hal ini menjadi kabar baik bagi para pecinta astronomi:
• Wilayah Jakarta dan Jawa: Diprediksi mengalami cuaca cerah berawan dengan tutupan awan minimal di malam hari.
• Wilayah NTB dan NTT: Curah hujan sangat rendah, sangat ideal untuk astrofotografi.
• Wilayah Sumatra Utara dan Aceh: Perlu mewaspadai potensi awan konvektif pada sore hari, namun langit diprediksi akan cerah pada tengah malam.
Apakah Bulan akan Berwarna Biru?
Melansir laman NASA Space Place, fenomena Bulan Biru atau 'Blue Moon' sebenarnya tidak membuat bulan berubah warna menjadi biru. Nama tersebut merupakan istilah astronomi yang digunakan untuk menandai kemunculan bulan purnama tambahan.
Meski begitu, dalam kondisi tertentu bulan memang bisa tampak kebiruan. NASA menjelaskan, hal itu dapat terjadi akibat partikel asap atau debu di atmosfer bumi yang memengaruhi pantulan cahaya bulan.
Namun kondisi tersebut, sangat jarang terjadi dan tidak berkaitan langsung dengan fenomena Blue Moon. Karena itu, momen ini sering dimanfaatkan masyarakat dan pengamat langit untuk menikmati pemandangan bulan purnama di langit malam.
Tips Melihat Fenomena Bulan Biru
Untuk menikmati fenomena ini secara maksimal, masyarakat dianjurkan untuk:
• Mencari lokasi yang minim polusi cahaya (jauh dari lampu kota).
• Mengarahkan pandangan ke ufuk Timur saat senja, atau ke arah rasi bintang Scorpius di tengah malam.
• Menggunakan teropong atau teleskop jika ingin melihat kawah bulan secara detail, meski mata telanjang pun sudah cukup untuk melihat keindahannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....