Wamenkum: Pancasila Fondasi Kepercayaan Sosial Bangsa

  • 30 Mei 2026 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan kepercayaan sosial dan martabat manusia menjadi fondasi utama menjaga kehidupan masyarakat harmonis dan berkeadaban.
  • Edward menyebut Pancasila menjadi jembatan emas yang mempertemukan nilai human dignity dan social trust dalam kehidupan berbangsa Indonesia.
  • Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan keberhasilan Indonesia merawat keberagaman menjadi modal membangun fondasi perdamaian dunia berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Hukum (Wamenkum), Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan pentingnya memperkuat kepercayaan sosial melalui nilai Pancasila. Menurutnya, kepercayaan sosial dan martabat manusia menjadi fondasi utama menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis dan berkeadaban bersama.

Ia mengatakan dunia saat ini menghadapi krisis nilai berdasarkan laporan UNESCO 2021 berjudul 'Imagining Our Futures Together' tersebut. Ia menyebut normalisasi kekerasan, ketidaksetaraan, dan hilangnya rasa hormat mengancam keberlangsungan kehidupan masyarakat secara global.

"Kunci utama untuk memulihkan. Dan juga merawat masyarakat yang sehat adalah membangun kembali kepercayaan sosial," katanya dalam diskusi Merajut Kebersamaan: Nilai Pancasila sebagai Jiwa Pemersatu Bangsa via daring, Jumat malam, 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan kepercayaan sosial merupakan perekat penting yang memungkinkan penegakan hukum berjalan adil serta harmonis dalam masyarakat. Namun, ia menilai kepercayaan sosial tidak akan tumbuh tanpa pengakuan tulus terhadap martabat manusia secara menyeluruh bersama.

Menurutnya, setiap individu memiliki nilai intrinsik yang wajib dihormati tanpa memandang ras, suku, agama, maupun status sosial. Ia menyebut Pancasila menjadi jembatan emas yang mempertemukan nilai martabat manusia dan kepercayaan sosial bangsa Indonesia bersama.

Ia mengatakan sila kedua Pancasila menegaskan pentingnya kemanusiaan adil dan beradab sebagai bentuk penghormatan martabat manusia bersama. Ia mengatakan penghormatan terhadap martabat manusia akan memperkuat persatuan serta melahirkan kepercayaan sosial yang kokoh dalam masyarakat.

"Sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, merupakan penegasan atas human dignity. Ketika martabat manusia dihormati, maka persatuan sebagaimana sila ketiga akan terwujud dan melahirkan social trust yang kokoh," ujarnya.

Ia menegaskan nilai adil dan beradab dalam Pancasila tidak boleh sekadar menjadi teori tertulis di atas kertas semata. Menurutnya, nilai tersebut harus diterapkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara konsisten.

Ia menyebut literasi keagamaan lintas budaya menjadi instrumen strategis menerjemahkan nilai Pancasila dalam ruang kelas masyarakat Indonesia. Program tersebut telah menjangkau lebih dari sebelas ribu guru serta ratusan aparatur penegak hukum di Indonesia saat ini.

"Kompetensi kolaboratif, yakni kemampuan bekerja sama demi kebaikan bersama. Khususnya dengan menjunjung tinggi keadilan sosial serta saling menjaga martabat kemanusiaan," ucapnya.

Menurutnya, literasi keagamaan lintas budaya melatih kompetensi pribadi untuk memahami keyakinan diri sendiri secara mendalam dan utuh. Selain itu, program tersebut mendorong kompetensi komparatif serta kolaboratif demi menjaga keadilan sosial dan martabat kemanusiaan bersama.

Sementara itu, Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani menjelaskan makna tentang Hari Lahir Pancasila 2026. Ia mengatakan, terdapat hubungan kausalitas antara persatuan bangsa dengan upaya membangun fondasi perdamaian dunia secara berkelanjutan.

Menurutnya, Indonesia tidak dapat berkontribusi menjaga perdamaian dunia tanpa keberhasilan merawat keberagaman dalam negeri terlebih dahulu. "Keberhasilan Indonesia merawat harmoni internal adalah modal sekaligus cetak biru kebersamaan yang siap ditawarkan kepada dunia internasional," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....