TNI Soroti Tantangan Pancasila pada Generasi Muda di Era Digital

  • 29 Mei 2026 16:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Letkol Sus Ede Aulia menilai generasi muda menghadapi tantangan besar menjaga nilai Pancasila di era digital
  • Media sosial dinilai berpotensi menjadi sarana penyebaran radikalisme, hoaks, dan ideologi bertentangan dengan nilai kebangsaan.
  • Literasi digital dan pemahaman kuat terhadap Pancasila penting agar generasi muda bersikap kritis menghadapi narasi dunia digital

RRI.CO.ID, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menilai generasi muda menghadapi tantangan besar di era digital. Media sosial dinilai rawan menjadi sarana penyebaran radikalisme dan hoaks.

Kepala Subbidang Sejarah Prajurit dan Hubungan Masyarakat Bidang Pelestarian Sejarah Prajurit Pusat Sejarah TNI, Letnan Kolonel Khusus Ede Aulia menegaskan pentingnya penguatan nilai Pancasila. Menurutnya, globalisasi membawa tantangan baru bagi generasi muda.

Ia mengatakan perkembangan teknologi informasi memengaruhi pola interaksi masyarakat saat ini. Karena itu, pemahaman kebangsaan dinilai penting diperkuat melalui pendidikan digital.

“Nilai Pancasila sangat penting bagi generasi muda menghadapi era digital saat ini. Tantangan globalisasi dan teknologi informasi terus berkembang semakin besar,” ujar Letkol Ede dalam Program TNI Menyapa, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut Ede, persatuan dalam keberagaman menjadi kunci menjaga keharmonisan masyarakat Indonesia. Nilai tersebut dinilai harus diterapkan dalam aktivitas media sosial sehari-hari.

Ia menilai generasi muda perlu memiliki literasi digital yang kuat dan kritis. Kemampuan memilah informasi dianggap penting menghadapi arus propaganda digital.

Pemahaman terhadap Pancasila dinilai membantu anak muda menghadapi narasi radikal di internet. Generasi muda diharapkan mampu bersikap bijak menggunakan media sosial.

“Generasi muda perlu memiliki pemahaman kuat tentang nilai-nilai Pancasila. Mereka harus kritis menghadapi berbagai narasi di dunia digital,” katanya.

Ede juga menilai Pancasila tetap relevan mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Nilai kebangsaan dinilai mampu menjadi fondasi menjaga persatuan Indonesia.

Ia berharap generasi muda menerapkan Pancasila melalui pendekatan lebih modern dan adaptif. Langkah itu dinilai penting menjaga relevansi Pancasila di masa depan.

“Pancasila akan tetap relevan jika diterapkan sesuai perkembangan zaman modern. Nilai itu menjadi fondasi bangsa yang kuat dan bersatu,” ucap Ede.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....