Rekomendasi Kemasan Daging Kurban Pengganti Plastik
- 28 Mei 2026 12:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Penggunaan wadah ramah lingkungan saat Iduladha dinilai penting untuk mengurangi sampah plastik dari pembagian daging kurban.
- Besek bambu, daun pisang, hingga wadah pribadi menjadi alternatif pembungkus daging kurban yang lebih berkelanjutan.
- Masyarakat diimbau mulai meninggalkan kantong plastik sekali pakai demi menjaga kebersihan lingkungan saat Iduladha.
RRI.CO.ID, Jakarta - Penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban masih menjadi perhatian setiap perayaan Iduladha. Selain sulit terurai, plastik bekas pembungkus daging juga berpotensi menambah timbulan sampah yang mencemari lingkungan.
Karena itu, masyarakat mulai didorong beralih menggunakan wadah ramah lingkungan untuk membungkus daging kurban. Selain lebih berkelanjutan, penggunaan wadah nonplastik juga dinilai mampu mengurangi sampah selama momentum Iduladha.
Berikut rekomendasi wadah daging kurban ramah lingkungan pengganti plastik yang bisa menjadi pilihan saat Iduladha:
1. Besek bambu
Besek bambu menjadi salah satu alternatif wadah tradisional yang kembali banyak digunakan saat Iduladha. Wadah anyaman bambu tersebut dinilai lebih ramah lingkungan karena mudah terurai secara alami.
Selain kuat untuk menampung daging kurban, besek juga memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga membantu menjaga kualitas daging. Penggunaan besek sekaligus menjadi upaya menghidupkan kembali kearifan lokal Indonesia.
2. Daun pisang atau daun jati
Daun pisang dan daun jati sejak dulu sering dimanfaatkan masyarakat sebagai pembungkus makanan tradisional. Selain mudah terurai, daun juga memberikan aroma alami yang khas pada makanan.
| Baca juga: Kiat Kelola Limbah Kurban dengan Aman |
Penggunaan daun sebagai pembungkus daging kurban dinilai lebih ramah lingkungan dibanding kantong plastik sekali pakai. Wadah alami tersebut juga mudah ditemukan di berbagai daerah Indonesia.
3. Kertas makanan
Kemasan kertas makanan dapat menjadi alternatif praktis untuk membungkus daging kurban. Selain mudah didapat, bahan kertas juga relatif lebih mudah didaur ulang dibanding plastik.
Namun, penggunaan kertas tetap perlu dilakukan secara bijak agar tidak menambah limbah berlebihan. Panitia kurban juga dianjurkan memilih kertas khusus makanan yang aman digunakan.
4. Membawa wadah sendiri
Masyarakat juga dapat membantu mengurangi sampah dengan membawa wadah sendiri saat mengambil daging kurban. Cara ini dinilai paling sederhana sekaligus efektif mengurangi penggunaan pembungkus sekali pakai.
Selain lebih hemat, penggunaan wadah pribadi membantu mengurangi volume sampah plastik maupun kertas setelah pembagian daging selesai dilakukan.
Penggunaan wadah ramah lingkungan diharapkan menjadi bagian dari gerakan Iduladha yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan langkah sederhana tersebut, masyarakat tetap dapat merayakan kurban sekaligus mengurangi sampah yang dihasilkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....