Ketahui Makna Kemuliaan Hari Arafah bagi Umat Islam

  • 26 Mei 2026 06:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Arafah menjadi salah satu momen paling mulia bagi umat Islam menjelang Hari Raya Iduladha setiap tahunnya.
  • Hari Arafah memiliki keutamaan sebagai hari pengampunan dosa dan pembebasan manusia dari siksa neraka.
  • Puasa Arafah dianjurkan bagi umat Islam karena memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun.

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Arafah menjadi salah satu momen paling mulia bagi umat Islam menjelang Hari Raya Iduladha setiap tahunnya. Hari tersebut jatuh setiap tanggal 9 Dzulhijjah dan tahun ini jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.

Bagi jemaah haji, Hari Arafah menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji melalui wukuf di Padang Arafah. Sementara umat Islam lain dianjurkan memperbanyak ibadah seperti puasa, doa, dzikir, dan istighfar.

Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia, Hari Arafah memiliki kedudukan istimewa karena berkaitan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Salah satunya adalah turunnya ayat tentang penyempurnaan agama Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat ketiga mengenai kesempurnaan ajaran Islam bagi umat manusia. Ayat tersebut turun ketika Rasulullah SAW berada di Arafah bertepatan dengan hari Jumat.

اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ

Artinya: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.”

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Umar bin Khattab menyebut mengetahui waktu turunnya ayat tersebut. Peristiwa itu kemudian menjadi salah satu alasan Hari Arafah dimuliakan umat Islam hingga sekarang.

فقال عُمَرُ: إنِّي لأعلَمُ اليومَ الذي نَزَلَت فيه، والمَكانَ الذي نَزَلَت فيه، نَزَلَت على رَسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم بعَرَفاتٍ في يَومِ جُمُعةٍ

Artinya: “Maka Umar berkata: ‘Sungguh aku mengetahui hari ketika ayat itu diturunkan, juga tempat turunnya. Ayat itu turun kepada Muhammad di Arafah pada hari Jumat.’” (HR Bukhari)

Hari Arafah juga dikenal sebagai hari penuh ampunan dan pembebasan manusia dari siksa neraka. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Sayyidah Aisyah RA.

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ

Artinya: “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka kepada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: ‘Apa yang diinginkan oleh mereka?’” (HR Muslim)

Rasulullah SAW menyebut tidak ada hari ketika Allah membebaskan hamba dari neraka sebanyak Hari Arafah. Pada hari itu Allah SWT juga menunjukkan kemuliaan hamba-Nya di hadapan para malaikat.

Selain itu, umat Islam sangat dianjurkan menjalankan puasa Arafah bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa sunnah tersebut memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW.

Dalam hadis riwayat Imam Muslim, puasa Arafah disebut dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan sesudahnya. Sebagian ulama menjelaskan penghapusan tersebut berlaku bagi dosa kecil antara manusia dengan Allah SWT.

Hari Arafah juga menjadi kesempatan penting memperbanyak doa serta memperbaiki kualitas keimanan seorang Muslim kepada Allah. Banyak umat Islam memanfaatkan momen tersebut untuk bermuhasabah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Selain puasa, amalan lain yang dianjurkan pada Hari Arafah ialah membaca Al-Qur'an dan memperbanyak dzikir harian. Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah dan memohon ampunan atas kesalahan yang dilakukan.

Para ulama mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan Hari Arafah tanpa memperbanyak amalan kebaikan dan ibadah. Momentum tersebut dinilai sebagai kesempatan meraih pahala besar dan keberkahan dalam kehidupan dunia akhirat.

Hingga kini, Hari Arafah tetap menjadi salah satu hari paling dimuliakan umat Islam di berbagai negara dunia. Momen tersebut juga menjadi pengingat pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan kebaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....