Wisatawan Rela ke Luar Negeri Demi Event Olahraga, Indonesia Bidik Sports Tourism
- 23 Mei 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tren global menunjukkan 44 persen wisatawan siap bepergian demi ajang olahraga, dengan pengeluaran tinggi hingga Rp24 juta per kunjungan.
- Indonesia menangkap peluang melalui Geopark Run Series untuk dorong sports tourism dan ekonomi lokal.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tren wisata olahraga global menunjukkan potensi besar bagi sektor pariwisata. Survei Expedia mencatat, 44 persen wisatawan bersedia bepergian ke luar negeri untuk menghadiri ajang olahraga favorit.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, fenomena tersebut menjadi peluang strategis untuk memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia. Salah satunya melalui Geopark Run Series yang menggabungkan olahraga lari dengan promosi destinasi wisata.
“Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia. Serta pemberdayaan masyarakat sekitar dengan semangat inklusivitas dan keberlanjutan,” ujarnya dalam acara Press Conference & Launching Geopark Run Series di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menegaskan, sports tourism kini menjadi salah satu pilar penting dalam program pariwisata berkualitas yang terus dikembangkan pemerintah. Selain tingginya minat wisatawan, karakter wisatawan olahraga yang dikenal sebagai high spenders juga dinilai memberikan dampak ekonomi signifikan.
Rata-rata pengeluaran mereka bahkam mencapai 1.500 dolar AS atau sekitar Rp24 juta per kunjungan. Menurut Widiyanti, dampak sports tourism dapat memperpanjang durasi tinggal, menggerakkan ekonomi lokal dari akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan bahwa Minang Geopark Run telah berhasil digelar tujuh kali sejak 2018. Acara ini mengangkat ikon daerah seperti Jam Gadang dan Ngarai Sianok sebagai daya tarik utama.
Ia menilai, penyelenggaraan event tersebut terbukti mampu meningkatkan tingkat hunian hotel. Tak hanya itu, sektor kuliner, pariwisata, dan pelaku UMKM kreatif juga menerima dampak positif.
Sebagai upaya menangkap peluang tersebut, Geopark Run Series 2026–2027 akan digelar di empat kawasan geopark unggulan, yakni Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi geopark Indonesia sekaligus mendukung keberlanjutan pengakuan sebagai UNESCO Global Geoparks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....