Mendagri: Kepala Daerah Perlu Pahami Manfaat Pengembangan Geopark
- 03 Des 2025 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, seluruh kepala daerah perlu memahami manfaat pengembangan geopark. Terlebih, geopark menyimpan nilai strategis, tidak hanya dari aspek warisan geologi, tetapi juga budaya dan ekonomi.
"Pengembangan geopark bermanfaat, mulai dari edukasi, penelitian, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui pemanfaatan ekonomi berbasis wisata," kata Mendagri saat memberikan sambutan pada acara Indonesia's Geopark Leader Forum di Kantor Bappenas Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Mendagri menekankan, pentingnya sosialisasi terkait pengembangan potensi geopark kepada kepala daerah. Karena, saat ini banyak kepala daerah yang berasal dari kalangan pejabat baru.
"Pemahaman ini penting agar para pemangku kepentingan dapat proaktif mendukung keberadaan geopark. Para kepala daerah yang merupakan pejabat baru juga perlu memahami apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan geopark," ucap Mendagri.
Dalam mengembangkan geopark, Mendagri menuturkan, kepala daerah harus proaktif melakukan konservasi. Kemudian, masif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di wilayahnya.
"Mengembangkan ekonominya supaya tempat itu hidup, bisa mandiri, tapi tanpa merusak lingkungan. Indonesia merupakan negara ketiga terbesar yang memiliki banyak geopark," ujar Mendagri.
Bahkan, kata Mendagri, sebanyak 12 geopark yang tersebar di sejumlah daerah telah diakui statusnya sebagai Global Geopark UNESCO. Status ini, memberikan banyak keuntungan, salah satunya meningkatkan promosi di kancah internasional.
“Kalau sudah di-approve oleh UNESCO sebagai geopark, maka para wisatawan penasaran mau ke sana. Keberhasilan pengembangan geopark membutuhkan komitmen yang kuat dari pemerintah pusat maupun daerah," kata Mendagri.
Hal senada, juga diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy. Ia mendorong, pengembangan geopark menjadi platform untuk menerapkan geowisata berkelanjutan.
“Geopark tidak hanya melestarikan warisan geologi, tapi juga menjadi platform untuk menerapkan geowisata berkelanjutan. Sebuah pendekatan pariwisata yang tidak merusak alam, tapi mengedepankan edukasi, memberdayakan masyarakat, dan mencegah terjadinya persoalan lingkungan," kata Rachmat di tempat yang sama.
Ia menjelaskan, geopark menekankan tiga pilar utama, yaitu konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi lokal. Yakni, dengan tiga unsur utama yang mencakup keragaman geologi, keanekaragaman hayati, serta keragaman budaya.
"Pengembangan geopark dinilai harus diiringi dengan perubahan pola pikir (mindset) dalam pengelolaan sumber daya alam. Dari ekstraksi menuju konservasi untuk peningkatan nilai tambah, pengelolaan antarpara pemangku kepentingan secara 'bottom-up' dan berkelanjutan," ucap Rachmat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....