Kemkomdigi Perkuat Perlindungan UMKM Ekosistem Digital Nasional

  • 22 Mei 2026 17:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemkomdigi siap berkolaborasi dengan Kementerian UMKM untuk melindungi pelaku UMKM di ruang digital
  • Perlindungan pelaku UMKM lokal di ruang digital, diungkapkan Menkomdigi Meutya Hafid, dapat memperkuat daya saing yang sehat sektor UMKM Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen memberikan perlindungan UMKM di ekosistem e-commerce nasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi Menteri Komdigi Meutya Hafid dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman, di Jakarta.

Menkomdigi mengatakan, pertemuan membahas penguatan ekosistem digital yang adil bagi pelaku UMKM. Pemerintah, lanjut dia, siap berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dalam perlindungan pelaku usaha kecil.

Ia menegaskan kolaborasi penting untuk memastikan keberlanjutan UMKM di ruang digital. “Kami mendukung penuh perlindungan UMKM agar tumbuh berkelanjutan,” ujar Meutya Hafid dalma keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.

Pemerintah, lanjut dia, hadir sebagai pelindung pelaku usaha mikro dan kecil. Kemkomdigi menekankan platform digital harus memberikan keadilan bagi UMKM nasional.

Ia memastikan, pemerintah tidak akan membiarkan praktik yang merugikan pelaku usaha kecil. “Platform digital harus berjalan adil tanpa membebani UMKM,” ucap Meutya.

Ia menegaskan perlindungan UMKM menjadi prioritas utama kebijakan digital pemerintah. Kemkomdigi siap mendukung regulasi yang berpihak kepada pelaku UMKM Indonesia.

Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan aturan hukum yang berlaku. Regulasi perlindungan UMKM saat ini masih dalam proses pengesahan pemerintah.

Pemerintah berharap aturan tersebut memperkuat daya saing UMKM nasional. Meutya menilai UMKM harus memiliki ruang aman dalam ekosistem digital.

Ia menyebut persaingan harus berlangsung sehat dan berkeadilan. Pemerintah berharap kebijakan ini mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional agar UMKM mampu bersaing di pasar global yang semakin ketat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....