Simak Syarat dan Jadwal Lengkap Rekrutmen Bintara PK Mei-Juni 2026 TNI AU

  • 21 Mei 2026 16:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rekrutmen terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, hingga diploma tiga berbagai jurusan
  • TNI AU membuka rekrutmen Bintara PK Gelombang II/A-58 Tahun Anggaran 2026
  • Pendaftaran dilakukan mulai 18 Mei hingga 20 Juni 2026 melalui laman resmi TNI AU

RRI.CO.ID, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara resmi membuka rekrutmen Bintara PK Pria dan Wanita Gelombang II/A-58 Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran dibuka mulai 18 Mei hingga 20 Juni 2026 melalui situs resmi rekrutmen TNI AU.

Rekrutmen tersebut terbuka bagi lulusan SMA, MA, SMK, hingga diploma tiga berbagai jurusan. TNI AU menyebut kesempatan tersebut menjadi bagian penguatan pertahanan udara nasional Indonesia.

Sebagai salah satu matra pertahanan negara, TNI AU bertugas menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. Selain itu, TNI AU juga bertanggung jawab mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jadwal Pendaftaran Bintara TNI AU 2026

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman http://rekrutmen.tni-au.mil.id sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Seleksi tingkat pusat nantinya dilaksanakan di Lanud Adi Soemarmo pada Agustus 2026.

Berikut jadwal penting rekrutmen Bintara PK TNI AU 2026:

  • Pendaftaran online: 18 Mei hingga 20 Juni 2026
  • Seleksi tingkat pusat: 7 hingga 27 Agustus 2026
  • Lokasi seleksi: Lanud Adi Soemarmo
  • Pendidikan pertama dibuka: 29 Agustus 2026
  • Pendidikan pria di Skadik 402
  • Pendidikan wanita di Skadik 401

Peserta yang lulus pendidikan nantinya diangkat menjadi Bintara PK TNI AU berpangkat Sersan Dua atau Serda. Proses pendidikan dilakukan sesuai ketentuan dan tahapan pembinaan prajurit TNI Angkatan Udara.

Syarat Umum Rekrutmen Bintara PK TNI AU

Berikut syarat umum rekrutmen Bintara PK TNI AU Tahun Anggaran 2026:

  • Warga Negara Indonesia
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak memiliki catatan kriminal
  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit
  • Lulus pendidikan pertama keprajuritan

TNI AU juga menetapkan batas usia peserta sesuai jenjang pendidikan yang dimiliki calon pendaftar. Lulusan diploma tiga maksimal berusia 25 tahun saat pendidikan pertama dimulai.

Sementara lulusan SMA dan SMK minimal berusia 17 tahun sembilan bulan saat pendidikan dibuka. Adapun batas usia maksimal lulusan SMA dan SMK ditetapkan 24 tahun.

Jurusan D3 yang Dibutuhkan TNI AU

TNI AU membuka banyak formasi bagi lulusan diploma tiga pria maupun wanita berbagai bidang pendidikan. Peserta diploma tiga juga wajib memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidang profesi masing-masing.

Berikut jurusan diploma tiga yang dibutuhkan TNI AU tahun 2026:

  • Teknik Informatika
  • Teknik Aeronautika
  • Teknik Elektronika
  • Akuntansi
  • Teknik Industri
  • Teknik Perminyakan
  • Teknik Mesin
  • Manajemen SDM
  • Administrasi Perkantoran
  • Keperawatan
  • Farmasi
  • Radiologi
  • Rekam Medis
  • Fisioterapi
  • Lulusan SMA dan SMK Bisa Mendaftar

Selain lulusan diploma tiga, TNI AU juga membuka kesempatan bagi lulusan SMA, MA, dan SMK semua jurusan. Khusus lulusan SMK Angkasa Yasarini tersedia jalur Panda Khusus sejumlah bidang tertentu.

Berikut jurusan Panda Khusus lulusan SMK Angkasa Yasarini:

  • Airframe and Powerplant
  • Electrical Avionics
  • Aircraft Electricity
  • Teknik Komputer dan Jaringan
  • Rekayasa Perangkat Lunak
  • Teknik Elektronika
  • Tinggi Badan dan Ketentuan Tambahan

Peserta pria minimal memiliki tinggi badan 163 sentimeter sesuai ketentuan yang ditetapkan TNI AU. Sementara peserta wanita minimal memiliki tinggi badan 157 sentimeter.

Berikut ketentuan tambahan rekrutmen Bintara PK TNI AU 2026:

  1. Belum menikah
  2. Bersedia tidak menikah selama pendidikan dan dua tahun setelah lulus
  3. Memiliki BPJS aktif
  4. Tidak buta warna
  5. Tidak bertato atau bertindik
  6. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia

Seleksi Gratis dan Tidak Dipungut Biaya

TNI AU menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apa pun kepada peserta rekrutmen. Masyarakat juga diminta waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi TNI AU.

Informasi lengkap mengenai dokumen persyaratan dan lokasi panitia daerah dapat dilihat melalui laman resmi http://rekrutmen.tni-au.mil.id⁠.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....