Perkuat Ekonomi Umat, Koperasi Pesantren Ditargetkan Cetak Santripreneur
- 21 Mei 2026 09:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Umum Inkopontren Marsudi Syuhud menargetkan lahirnya lebih banyak santripreneur untuk memperkuat ekonomi nasional.
- Inkopontren menilai 42 ribu pesantren di Indonesia menjadi potensi besar mencetak pengusaha berbasis umat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) Marsudi Syuhud menargetkan lahirnya lebih banyak santripreneur untuk memperkuat ekonomi nasional. Menurut dia, potensi besar pesantren harus diarahkan menjadi kekuatan ekonomi berbasis umat.
Marsudi mengatakan Indonesia saat ini memiliki sekitar 42 ribu pondok pesantren yang tersebar di berbagai daerah. Jumlah tersebut dinilai menjadi modal besar dalam menciptakan pengusaha baru dari kalangan santri.
“Kita ingin lulusan pondok pesantren menjadi penggiat ekonomi," ujarnya, Rabu 20 Mei 2026. Menurut dia, negara yang kuat adalah negara yang memiliki jumlah entrepreneur atau pengusaha yang besar.
Marsudi menambahkan peningkatan jumlah pengusaha penting dilakukan di tengah populasi Indonesia yang mendekati 300 juta jiwa. Ini juga dinilai sejalan dengan ajaran Islam mengenai pentingnya kemandirian ekonomi umat.
“Ini adalah ajaran agama kita. Bagaimana kita bisa menjadi pembayar zakat terbesar, pemberi sedekah terbesar, dan pembayar pajak terbesar untuk negara,” katanya.
Marsudi menjelaskan kalangan pesantren sebenarnya telah memiliki dasar ilmu ekonomi syariah yang kuat. Menurut dia, sepertiga pembahasan kitab turats di pesantren berkaitan dengan muamalah atau aktivitas ekonomi.
Karena itu, pesantren dinilai memiliki potensi besar melahirkan pelaku usaha berbasis syariah yang mampu bersaing. Santri diharapkan tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Yadul ulya khairum min yadis sufla (tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah). Menjadi pengusaha yang memberdayakan banyak karyawan itu jauh lebih baik,” ujar Marsudi.
Dalam implementasinya, Inkopontren kini menjalin kerja sama dengan Koperasi Merah Putih untuk memperkuat ekonomi rakyat. Kerja sama tersebut diarahkan guna memperluas pengembangan usaha di lingkungan pesantren.
Marsudi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung penguatan ekosistem bisnis pesantren. Menurut dia, sejumlah lini usaha Inkopontren saat ini terus menunjukkan perkembangan positif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....