Bapanas Gandeng UNS Perkuat Data Pangan
- 20 Mei 2026 21:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kolaborasi difokuskan pada analisis data dan kebijakan pangan berbasis sains dan teknologi
- Penandatanganan kerja sama dilakukan di Jakarta pada 19 Mei 2026
- Pengelolaan data pangan dinilai penting menjaga stabilitas pangan nasional
- Badan Pangan Nasional menggandeng Universitas Sebelas Maret memperkuat ketahanan pangan berbasis data
- Kerja sama dilakukan melalui Pusat Data dan Informasi Pangan Bapanas
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggandeng Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret untuk memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis data dan riset ilmiah. Kerja sama dilakukan melalui Pusat Data dan Informasi Pangan Bapanas.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026. Kerja sama difokuskan pada pengembangan analisis data dan kebijakan pangan berbasis sains serta teknologi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Bapanas, Kelik Budiana mengatakan pengelolaan data pangan menjadi elemen penting menjaga stabilitas pangan nasional. Menurutnya, tantangan pangan kini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan global.
“Kolaborasi dengan dunia akademik menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan riset dan inovasi,” ucapnya.
“Termasuk penyediaan sumber daya manusia unggul di bidang pengelolaan. Dan analisis data pangan,” katanya.
Kerja sama tersebut akan berlangsung selama lima tahun ke depan. Ruang lingkupnya meliputi pertukaran data, riset bersama, hingga penyediaan tenaga ahli dan sarana penelitian.
Dekan FMIPA UNS, Desi Suci Handayani mengatakan kolaborasi ini menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengembangan riset akan diarahkan pada pemodelan data, kecerdasan buatan, hingga analisis distribusi pangan.
“Kita bisa fokus di modeling data analisis, visualisasi data, prediksi, hingga AI ketersediaan pangan. Bentuk kerja sama juga bisa melalui magang mahasiswa,” ucapnya.
Selain riset bersama, kerja sama juga mencakup program magang mahasiswa berdampak. Mahasiswa akan dilibatkan dalam proyek strategis terkait digitalisasi dan penguatan sistem informasi pangan nasional.
Sebelumnya, Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman menegaskan penguatan ketahanan pangan membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah menilai kolaborasi berbasis data dan inovasi menjadi kunci mencapai swasembada pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....