Wapres Minta PMN Perkuat Moderasi

  • 20 Mei 2026 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta penguatan toleransi dan moderasi nasional
  • Penguatan moderasi dinilai penting menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global
  • Pertemuan berlangsung bersama Persatuan Moderat Nasional di Istana Wakil Presiden
  • Pembahasan meliputi toleransi pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia
  • Persatuan Moderat Nasional menilai kondisi global membutuhkan penguatan pemikiran moderat

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka meminta Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Moderat Nasional memperkuat nilai toleransi dan moderasi. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global.

Hal itu disampaikan saat Wapres menerima jajaran Persatuan Moderat Nasional di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa 19 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan toleransi, pendidikan, hingga pembangunan sumber daya manusia.

Ketua Umum DPP PMN, Kiki Fauzi mengatakan pertemuan juga membahas kondisi global yang membutuhkan penguatan pemikiran moderat. Menurutnya, moderasi perlu diperkuat dari Sabang sampai Merauke.

“Kami tadi banyak berbicara terkait bagaimana konstelasi Indonesia dan dunia saat ini. Yang membutuhkan perluasan pemikiran-pemikiran moderat,” ucapnya.

“Mas Gibran bisa menjadi contoh bagi pemimpin muda. Khususnya dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, PMN juga menyematkan Wapres Gibran sebagai Tokoh Moderat Masa Kini. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmennya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PMN, Enday Hidayat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap Papua. Menurutnya, Wapres aktif memastikan program pemerintah dirasakan langsung masyarakat.

“Kami cukup berterima kasih karena Mas Wapres betul-betul memperhatikan Papua. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pendidikan,” ucapnya.

“Beliau juga memastikan program-program pemerintah benar-benar sampai langsung kepada masyarakat,” katanya.

Enday mengatakan Wapres juga meminta organisasi kemasyarakatan terus menjaga ruang dialog di tengah masyarakat majemuk. Nilai toleransi dan moderasi dinilai penting untuk menjaga Indonesia tetap rukun dan inklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....